Home
Login.
Artikelilmiahs
51029
Update
RIANG FACHAL RALAIGH TSALASA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Indeks BPPBM, Musim, Dan Harga Pada Tingkat Produsen Terhadap Produksi Bawang Merah Di Jawa Tengah Tahun 2018-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komponen Indeks BPPBM, musim, dan harga pada tingkat produsen terhadap produksi bawang merah di Jawa Tengah tahun 2018–2023. Dengan menggunakan model regresi time series, penelitian ini menganalisis data bulanan dari Januari 2018 hingga Desember 2023. Objek dalam penelitian ini meliputi komponen Indeks BPPBM, musim, harga pada tingkat produsen bawang merah, serta kuantitas produksi bawang merah di Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks perkembangan harga bibit, pupuk, sewa tanah, dan upah tidak berpengaruh terhadap kuantitas produksi bawang merah. Indeks transportasi dan komunikasi memiliki pengaruh negatif terhadap produksi, sedangkan rata-rata produksi bawang merah lebih tinggi pada musim kemarau. Selain itu, harga pada tingkat produsen juga berpengaruh negatif terhadap kuantitas produksi bawang merah di Jawa Tengah. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada pengembangan literatur ekonomi pertanian serta memberikan implikasi praktis bagi petani dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung stabilitas produksi dan kesejahteraan petani.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the influence of the components of the BPPBM Index, seasonality, and producer-level prices on shallot production in Central Java from 2018 to 2023. Using a time-series regression model, the study examines monthly data from January 2018 to December 2023. The objects of this research include the components of the BPPBM Index, seasonal factors, producer-level shallot prices, and the quantity of shallot production in Central Java. The results indicate that the price development indices for seeds, fertilizers, land rental, and labor have no significant effect on shallot production quantity. The transportation and communication indices exhibit a negative influence on production, while the average shallot production is higher during the dry season. In addition, producer level prices also negatively affect the quantity of shallot production in Central Java. This study is expected to contribute to the development of agricultural economics literature and provide practical implications for farmers and the government in formulating policies that support production stability and farmer welfare.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save