Home
Login.
Artikelilmiahs
50941
Update
ADINDA TRIANI RAHMA PUTRI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Tingkat Religiusitas dan Persepsi Penegakan Tata Tertib Sekolah dengan Tingkat Kedisiplinan Siswa SMA di Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan keberhasilan akademik siswa. Namun, faktanya Indonesia masih tergolong sebagai negara yang memiliki tingkat kedisiplinan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan religiusitas dan persepsi terhadap penegakan tata tertib dengan kedisiplinan siswa SMA di Banyumas. Metode yang digunakan adalah survei dengan sampel 189 dan jumlah responden sebanyak 294 siswa kelas XI salah satu SMA di Banyumas yang ditentukan melalui rumus Slovin dengan margin error 5%. Data didapatkan melalui hasil dari kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Kendall’s Tau, tabel silang, dan Chi-Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, religiusitas memiliki hubungan yang positif antara dengan tingkat kedisiplinan siswa (r = 0,219; sig. 0,000) serta antara persepsi terhadap tata tertib dengan kedisiplinan siswa (r = 0,160; sig. 0,006), meskipun kekuatannya lemah. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas siswa dan semakin positif persepsi mereka terhadap tata tertib, maka semakin tinggi pula tingkat kedisiplinannya. Dengan demikian, pembentukan disiplin siswa tidak hanya ditentukan oleh faktor internal berupa religiusitas, tetapi juga oleh faktor eksternal berupa persepsi terhadap penegakan tata tertib yang adil dan konsisten.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Discipline is an important aspect in shaping students' character and academic success. However, Indonesia is still considered a country with a low level of discipline. This study aims to analyze the relationship between religiosity and perceptions of discipline enforcement with the discipline of high school students in Banyumas. The method used was a survey with a sample of 189 and a total of 294 respondents from grade XI of a high school in Banyumas, which was determined using the Slovin formula with a margin of error of 5%. The data were obtained from questionnaires, interviews, and documentation, then analyzed using Kendall's Tau statistical test, cross tables, and Chi-Square. The results showed that religiosity had a positive relationship with student discipline (r = 0.219; sig. 0.000) and with perceptions of rules and regulations (r = 0.160; sig. 0.006), although the strength of the relationship was weak. These findings confirm that the higher the level of student religiosity and the more positive their perceptions of order, the higher their level of discipline. Thus, the formation of student discipline is not only determined by internal factors such as religiosity, but also by external factors such as perceptions of fair and consistent enforcement of order.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save