Home
Login.
Artikelilmiahs
50933
Update
MUHAMMAD FIRDAUS
NIM
Judul Artikel
Jumlah Cabang Ubi Jalar Kuning dengan Aplikasi Pupuk Organik dan Biochar plus
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ubi jalar (Ipomea batatas L.) merupakan tanaman pangan dengan potensi yang besar untuk dibuididayakan di Indonesia, namun demikian produksi ubi jalar masih terbatas yang diakibatkan oleh penurunan luas panen dan pemupukan yang tidak berimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik, mengetahui pengaruh aplikasi biochar plus, dan mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik dan biochar plus terhadap jumlah cabang ubi jalar kuning. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian. Waktu penelitian dimulai pada September 2024 hingga Agustus 2025. Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas dua faktor kombinasi perlakuan. Faktor pertama adalah perlakuan pupuk organik (O), yaitu O0 = tanpa pupuk organik; O1 = pupuk organik sapi; O2 = pupuk organik kambing. Faktor kedua adalah perlakuan biochar (B), yaitu B1 = biochar; B2 = biochar plus POC; B3 = biochar plus azolla. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F dan apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan aplikasi pupuk organik belum mampu meningkatkan variabel jumlah cabang ubi kuning.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sweet potatoes (Ipomea batatas L.) are food crops with great potential for cultivation in Indonesia, but sweet potato production is still limited due to a decline in harvest area and unbalanced fertilization. This study aims to determine the effect of organic fertilizer application, the effect of biochar plus application, and the effect of organic fertilizer and biochar plus application on the number of branches of yellow sweet potatoes. This study was conducted in Bobosan Village, North Purwokerto District, Banyumas Regency, and the Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture. The study period was from September 2024 to August 2025. A factorial randomized block design (RBD) consisting of two treatment combinations was used. The first factor was organic fertilizer treatment (O), namely O0 = no organic fertilizer; O1 = cow manure; O2 = goat manure. The second factor was biochar treatment (B), namely B1 = biochar; B2 = biochar plus POC; B3 = biochar plus azolla. The data obtained were analyzed using the F test, and if there were significant differences, the analysis was continued with Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the application of organic fertilizer was not able to increase the number of yellow sweet potato branches.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save