Home
Login.
Artikelilmiahs
50914
Update
DAVINA
NIM
Judul Artikel
Strategi Diversifikasi Rantai Pasokan Semikonduktor Korea Selatan Menghadapi Pembatasan Ekspor Jepang 2019 -2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pembatasan ekspor bahan baku industri semikonduktor yang dilakukan Jepang sangat berpengaruh terhadap industri semikonduktor Korea Selatan karena Jepang adalah pemasok utama bahan baku industri tersebut. Langkah strategi diversifikasi rantai pasokan bahan baku industri semikonduktor yang dilakukan Pemerintah Korea Selatan dalam menghadapi pembatasan Jepang menjadi sangat penting karena industri semikonduktor merupakan industri strategis sebagai penyumbang pendapatan negara yang signifikan. Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai litreratur, jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya, dengan sudut pandang teori Neo-Merkantilisme dan analisa kualitatif, ditemukan bahwa Pemerintah Korea Selatan telah melakukan intervensi kebijakan melalui “Measures to Strengthen Competitiveness of Materials, Parts, and Equipment” (MPE) pada 5 Agustus 2019 dan menetapkan “K-Semiconductor Strategy”. Kebijakan Pemerintah Korea Selatan tersebut diwujudkan dengan melakukan strategi diversifikasi berupa diversifikasi produk, teknologi, sumber daya ekonomi bidang sumber daya manusia, dan pasar. Kebijakan pemerintah Korea Selatan juga melakukan investasi di industri semikonduktor dan melibatkan semua pihak yang berkaitan dengan industri semikonduktor tersebut. Berbagai strategi diversifikasi yang dilakukan tersebut sangat berkaitan satu dengan yang lain dan tidak bisa dilihat strategi yang paling efektif menghadapi pembatasan ekspor oleh Jepang. Strategi diversifikasi rantai pasokan bahan baku industri yang dilakukan Pemerintah Korea Selatan telah berhasil meningkatkan kembali nilai ekspor industri tersebut pasca pembatasan oleh Jepang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Japan’s export restrictions on semiconductor industry raw materials significantly affected South Korea’s semiconductor sector, as Japan had long served as a primary supplier of these critical inputs. In response, the South Korean government adopted strategic supply chain diversification measures, which became essential given the semiconductor industry’s strategic role as a major contributor to national revenue. Drawing on data from various literature, journals, and previous research, and analyzed through the lens of Neo-Mercantilist theory and a qualitative document-based approach, this study finds that the South Korean government implemented policy interventions through the Measures to Strengthen Competitiveness of Materials, Parts, and Equipment (MPE) announced on August 5, 2019, and the establishment of the K-Semiconductor Strategy. These policies were operationalized through diversification strategies encompassing product diversification, technological advancement, human-resource-based economic capabilities, and market expansion. The government also strengthened semiconductor-related investments and coordinated efforts across all stakeholders in the industry. These diversification strategies are closely interrelated, making it difficult to single out one most effective strategy in mitigating Japan’s export controls. Overall, South Korea’s supply chain diversification efforts have successfully revitalized the country’s semiconductor export performance following the implementation of Japan’s restrictions
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save