Home
Login.
Artikelilmiahs
50855
Update
RIYANG HERLAMBANG
NIM
Judul Artikel
Pengelolaan Instagram @dinkominfopbg Sebagai Media Utama Komunikasi Publik Pemerintah Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Keterbatasan media guna memfasilitasi komunikasi publik Pemerintah Kabupaten Purbalingga menjadikan Instagram dipilih sebagai media utama komunikasi publiknya. Kajian ini mendeskripsikan pengelolaan Instagram @dinkominfopbg sebagai media utama komunikasi publik Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Dengan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Instagram dilakukan melalui tiga tahap: perencanaan, implementasi, dan pasca-implementasi. Hasil menunjukkan bahwa Instagram @dinkominfobpg telah berfungsi dalam publikasi agenda, penyediaan informasi publik, dan pembentukan citra daerah. Meski mendapat dukungan organisasi, pengelolaan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan anggaran, koordinasi lintas perangkat daerah, kapasitas teknis yang belum merata, segmentasi audiens, serta evaluasi manual. Secara umum, akun ini telah berjalan sebagai mestinya menjadi media utama komunikasi publik Kabupaten Purbalingga tetapi memerlukan penguatan strategi konten, peningkatan kapasitas SDM, dan evaluasi berbasis data. Penelitian ini juga memberi kontribusi teoritis melalui penerapan Mediatization Theory, SOME Model, dan 4C Framework, serta secara praktis memetakan proses kerja dan faktor yang memengaruhi efektivitas komunikasi publik sebagai dasar rekomendasi optimalisasi strategi, penyusunan SOP, dan peningkatan pemanfaatan Instagram.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The limited availability of media for facilitating public communication in Purbalingga Regency has led to Instagram being selected as its primary communication platform. This study describes the management of the Instagram account @dinkominfopbg as the main medium for public communication by the Purbalingga Regency Government. Using a descriptive qualitative method and a case study approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings show that Instagram management is carried out through three stages: planning, implementation, and post-implementation. The results also indicate that Instagram @dinkominfopbg has functioned effectively in publishing government agendas, providing public information, and shaping regional image. Despite organizational support, management still faces challenges such as limited budget, ineffective inter-agency coordination, uneven technical capacity, audience segmentation issues, and manual evaluation. Overall, the account has functioned as intended as the main public communication medium but requires strengthened content strategy, improved human resource capacity, and data-based evaluation. This study also provides theoretical contributions through the application of Mediatization Theory, the SOME Model, and the 4C Framework, and practical contributions by mapping workflow and identifying factors influencing public communication effectiveness as a basis for strategy optimization, SOP development, and enhanced use of Instagram.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save