Home
Login.
Artikelilmiahs
50824
Update
RIZKI FARISI
NIM
Judul Artikel
Employees’ Responses to Corporate Culture Reinforcement Communication by BRI Culture Agents: A Case Study at BRI Purwokerto Branch
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengkaji respons karyawan terhadap komunikasi penguatan budaya perusahaan yang dilakukan oleh Agen Budaya di Kantor Cabang Purwokerto Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebagai bagian dari upaya BRI untuk menginternalisasi nilai-nilai intinya, AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), Agen Budaya memainkan peran strategis dalam memfasilitasi komunikasi dan menanamkan nilai-nilai budaya di seluruh level organisasi. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara langsung dan triangulasi untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai persepsi dan pengalaman karyawan terkait komunikasi budaya. Temuan penelitian mengungkapkan tiga perspektif dominan tentang budaya perusahaan: sebagai rutinitas operasional, sebagai nilai-nilai normatif yang membimbing perilaku, dan sebagai instrumen strategis yang mendukung visi organisasi. Karyawan menunjukkan tingkat pemahaman yang beragam terhadap nilai-nilai AKHLAK, mulai dari pemahaman yang komprehensif dan kontekstual hingga kesadaran umum. Keteladanan muncul sebagai metode komunikasi yang paling efektif, didukung oleh program terstruktur seperti Culture Activation Program (CAP) dan saluran multimodal yang menggabungkan interaksi formal dan informal. Hasil positif mencakup peningkatan kesadaran, perbaikan disiplin, dan penyelarasan perilaku secara bertahap dengan nilai-nilai perusahaan, yang mengindikasikan internalisasi budaya yang berhasil meskipun bersifat inkremental. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi hambatan struktural dan psikososial, termasuk kendala beban kerja yang dihadapi Agen Budaya, frekuensi interaksi yang terbatas, latar belakang karyawan yang beragam, dan kesenjangan informasi. Rekomendasi dari karyawan menekankan pada intensifikasi interaksi, penguatan komunikasi berjenjang di seluruh unit, peningkatan dialog dua arah dan partisipatif, serta integrasi penguatan budaya dengan sistem pelatihan dan penghargaan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti capaian dan tantangan dalam penguatan budaya organisasi di Kantor Cabang BRI Purwokerto, menggarisbawahi pentingnya strategi komunikasi yang sistematis, konsisten, dan adaptif dalam mempertahankan transformasi budaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study examines employees’ responses to corporate culture reinforcement communication conducted by Culture Agents at the Purwokerto Branch of Bank Rakyat Indonesia (BRI). As part of BRI’s effort to internalize its core values, AKHLAK (Amanah, Competence, Harmony, Loyalty, Adaptability, and Collaboration), Culture Agents play a strategic role in facilitating communication and embedding cultural values across organizational levels. Employing a descriptive case study approach, data were collected through direct interviews and triangulation to provide a comprehensive understanding of employees’ perceptions and experiences regarding cultural communication. The findings reveal three dominant perspectives on corporate culture: as operational routines, as normative values guiding behaviors, and as strategic instruments supporting organizational vision. Employees demonstrated varying levels of comprehension of the AKHLAK values, ranging from comprehensive and contextual to general awareness. Role modeling emerged as the most effective communication method, supported by structured programs such as the Culture Activation Program (CAP) and multimodal channels combining formal and informal interactions. Positive outcomes included increased awareness, improved discipline, and gradual behavioral alignment with corporate values, indicating successful though incremental cultural internalization. However, the study also identified structural and psychosocial barriers, including workload constraints faced by Culture Agents, limited interaction frequency, diverse employee backgrounds, and information gaps. Recommendations from employees emphasized intensifying interactions, strengthening cascade communication across units, fostering two-way and participatory dialogue, and integrating cultural reinforcement with training and reward systems. Overall, this study highlights both achievements and challenges in organizational culture reinforcement at BRI Purwokerto Branch, underscoring the importance of systematic, consistent, and adaptive communication strategies in sustaining cultural transformation.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save