Home
Login.
Artikelilmiahs
50808
Update
MUHAMMAD ZAIDAN AUTIS GIFARI
NIM
Judul Artikel
Survival Rate Ikan Cupang (Betta splendens) Jantan Strain Serit Dengan Ekstrak Daun Ketapang Berbeda Dosis
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Survival Rate Ikan Cupang (Betta splendens) Jantan Strain Serit dengan Ekstrak Daun Ketapang Berbeda Dosis”. Ikan cupang strain serit adalah salah satu jenis ikan yang memiliki daya tarik yang khas. Salah satu ancaman yang dihadapi adalah adanya penyakit. Bahan alami yang berpotensi sebagai bahan antibakteri, antiparasit dan antijamur adalah daun ketapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui survival rate ikan cupang (Betta splendens) jantan strain serit pada media yang diberi dosis daun ketapang yang berbeda. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2025 – Februari 2025 di Laboratorium Organisme Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman. Metode penelitian ini menggunakan RAL dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis ketapang bubuk dengan perlakuan A (1 g/L), B (1,5 g/L), C (2 g/L), D (kontrol) didapatkan survival rate 100% di semua perlakuan, didukung oleh kualitas air yang tetap stabil selama pemeliharaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study is entitled "Survival Rate of Male Betta Fish (Betta splendens) Serit Strain with Different Doses of Ketapang Leaf Extract". Serit strain betta fish is a type of fish that has a unique attraction. One of the threats faced is the presence of disease. Natural ingredients that have the potential as antibacterial, antiparasitic and antifungal materials are ketapang leaves. This study aims to determine the survival rate of male betta fish (Betta splendens) Serit strain in media given different doses of ketapang leaves. This research was conducted in January 2025 - February 2025 at the Aquatic Organisms Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Jenderal Soedirman University. This research method uses RAL with 4 treatments in triplicates, and is analyzed descriptively. The results of the study showed that the administration of powdered ketapang doses with treatments A (1 g/L), B (1.5 g/L), C (2 g/L), D (control) obtained a survival rate of 100% in all treatments, supported by water quality that remained stable during maintenance.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save