Home
Login.
Artikelilmiahs
50797
Update
NAHARA REGHY PUTRI NURSYAMSI
NIM
Judul Artikel
The Meaning of Myths in Javanese Culture in Indonesian Horror Films
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Film horor sering kali menjadi medium untuk menyampaikan informasi dan menggambarkan kisah-kisah yang berakar pada tradisi lisan dan mitos lokal, khususnya yang bersumber dari mitologi Jawa. Pembuat film menciptakan karya dengan tujuan menghibur sekaligus menyampaikan makna yang tersembunyi di dalamnya. Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya penggunaan mitos dalam film horor Indonesia, dengan mempertanyakan apakah hal tersebut mencerminkan upaya pelestarian warisan budaya, menghidupkan kembali tradisi lisan, serta memberikan identitas Indonesia yang khas dalam sinema global. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam mengenai makna mitos dalam penciptaan mitos, budaya Jawa, dan film. Film horor Indonesia menawarkan wawasan baru mengenai bagaimana warisan budaya dapat diterjemahkan ke dalam bentuk hiburan visual. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya film sebagai wadah untuk memperkuat identitas budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna mitos Jawa dalam film horor Indonesia dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan kajian pustaka. Penelitian ini berusaha menggali data melalui buku, karya ilmiah, dan artikel jurnal yang relevan dengan topik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mitos Jawa dalam film horor Indonesia tidak hanya bertujuan menciptakan ketegangan atau rasa takut, tetapi juga untuk menyampaikan pesan budaya yang terkandung dalam mitologi tersebut. Mitos Jawa berfungsi sebagai sarana untuk melestarikan dan memperkenalkan nilai, kepercayaan, dan tradisi masyarakat Jawa kepada penonton, khususnya generasi muda.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Horror films often serve as a medium to convey information and depict stories rooted in oral traditions and local myths, particularly drawing from Javanese mythology. Filmmakers create films with the aim of entertaining while conveying underlying meanings. This study explores the significance of using myths in Indonesian horror films, questioning whether it reflects the preservation of cultural heritage, revives oral traditions, and provides a distinct Indonesian identity in global cinema. The study contributes to a deeper understanding of the meaning of myths in the creation of myth, javanese culture, film. Indonesian horror films and offers new insights into how cultural heritage can be translated into visual entertainment. Additionally, the research highlights the importance of films as a platform for strengthening cultural identity. This study aims to describe the meaning of Javanese myths in Indonesian horror films using a qualitative descriptive approach. Data collection techniques involve literature reviews. The research aims to explore data through books, scholarly works, and relevant journal articles on the topic. The findings indicate that the use of Javanese myths in Indonesian horror films is not only intended to create tension or fear but also to convey cultural messages embedded in those mythologies. Javanese myths serve as a means to preserve and introduce the values, beliefs, and traditions of the Javanese society to the audience, especially the younger generation.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save