Home
Login.
Artikelilmiahs
50754
Update
SULTHAN ARKANA DZAKIRAH
NIM
Judul Artikel
Optimasi Parameter Proses 3D Printing Untuk Menghasilkan Akurasi Dimensi Pada Filamen PETG Dengan Pendekatan Metode Taguchi-Grey
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan parameter proses pencetakan 3D guna mencapai akurasi dimensi terbaik pada filamen PETG menggunakan metode Taguchi–Grey. Parameter yang diteliti meliputi suhu nosel, tinggi lapisan, kecepatan pencetakan, kepadatan infill, dan suhu bed. Desain eksperimen berdasarkan array ortogonal L16 digunakan, di mana setiap percobaan menghasilkan tiga spesimen kubus berukuran 20 mm. Penyimpangan dimensi dianalisis menggunakan rasio Signal-to-Noise (S/N) dengan karakteristik 'semakin kecil semakin baik', diikuti oleh ANOVA untuk menentukan faktor yang paling berpengaruh. Analisis Relasional Grey (GRA) digunakan untuk menggabungkan beberapa respons dimensi (X, Y, Z) menjadi indeks kinerja tunggal, yang dikenal sebagai Grey Relational Grade (GRG). Hasil menunjukkan bahwa tinggi lapisan merupakan faktor dominan yang memengaruhi akurasi dimensi, dengan kontribusi sebesar 25,7% terhadap variasi keseluruhan. Kombinasi parameter optimal untuk filamen PETG ditemukan pada A4B3C2D4E1, yang sesuai dengan suhu nosel 250°C, tinggi lapisan 0,2 mm, kecepatan pencetakan 60 mm/s, kepadatan infill 20%, dan suhu bed 75°C. Uji konfirmasi menunjukkan akurasi dimensi rata-rata sebesar 99,55%, yang memvalidasi keandalan prediksi model. Temuan ini mengonfirmasi bahwa metode Taguchi–Grey merupakan pendekatan efektif untuk menentukan parameter pencetakan optimal guna presisi dimensi dalam manufaktur aditif berbasis PETG.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to optimize 3D printing process parameters to achieve the best dimensional accuracy of PETG filament using the Taguchi–Grey method. The parameters investigated include nozzle temperature, layer height, printing speed, infill density, and bed temperature. An experimental design based on the L16 orthogonal array was employed, where each run produced three cube specimens measuring 20 mm. The dimensional deviations were analyzed using the Signal-to-Noise (S/N) ratio with the "smaller-the-better" characteristic, followed by ANOVA to determine the most influential factors. Grey Relational Analysis (GRA) was used to combine multiple dimensional responses (X, Y, Z) into a single performance index, known as the Grey Relational Grade (GRG). The results indicated. that layer height was the dominant factor affecting dimensional accuracy, contributing 25.7% to the overall variation. The optimal parameter combination for PETG filament was found to be A4B3C2D4E1, corresponding to nozzle temperature 250°C, layer height 0.2 mm, printing speed 60 mm/s, infill density 20%, and bed temperature 75°C. The confirmation test demonstrated an average dimensional accuracy of 99.55%, validating the model’s predictive reliability. These findings confirm that the Taguchi–Grey method is an effective approach to determine optimal printing parameters for dimensional precision in PETG-based additive manufacturing.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save