Home
Login.
Artikelilmiahs
50742
Update
PUTRI ETSA AKMALIA
NIM
Judul Artikel
Pre-Service English Teachers’ Perceptions of The Technological Knowledge Implementation in Practicing English Microteaching (A Narrative Study on Fourth Semester Students of English Education Study Program at Jenderal Soedirman University academic year 2023/2024)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas persepsi, manfaat, dan tantangan yang dialami oleh mahasiswa calon guru Bahasa Inggris dalam mengimplementasikan pengetahuan teknologi selama pelaksanaan mata kuliah Microteaching. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan narrative inquiry. Partisipan dalam penelitian ini adalah lima mahasiswa angkatan 2022 dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Jenderal Soedirman. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan kerangka Braun dan Clarke (2016) untuk data wawancara, serta analisis dokumen berdasarkan kerangka Merriam dan Tisdell (2016) untuk analisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penelitian ini juga menggunakan teori dari Koehler dan Mishra (2009) serta Maba (2017) untuk menjawab tiga pertanyaan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, mahasiswa calon guru memandang pengetahuan teknologi sebagai bagian penting dari pengajaran yang efektif dan memerlukan pembelajaran serta adaptasi yang berkelanjutan. Mereka melihat teknologi sebagai alat yang berharga untuk meningkatkan penyampaian materi, keterlibatan siswa, dan penilaian pembelajaran. Kedua, penerapan pengetahuan teknologi memberikan beberapa manfaat, seperti peningkatan partisipasi siswa, efisiensi pengajaran, serta dukungan terhadap pembelajaran kolaboratif dan mandiri. Ketiga, tantangan yang dihadapi meliputi masalah teknis, keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan formal atau dukungan institusi, dan permasalahan pengelolaan kelas yang berkaitan dengan penggunaan teknologi. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru menyadari pentingnya pengetahuan teknologi, namun masih memerlukan lebih banyak bimbingan dan dukungan institusional untuk menggunakannya secara efektif. Oleh karena itu, disarankan agar program pendidikan guru menyediakan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan untuk membantu calon guru mengintegrasikan teknologi dengan baik dan benar dalam praktik pengajaran mereka.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research deals with the perceptions, benefits, and challenges experienced by pre-service English teachers in implementing technological knowledge during their Microteaching classes. The study uses a qualitative research design with a narrative inquiry approach. The participants of this study were five students from the 2022 batch of the English Education Department at Jenderal Soedirman University. Data were collected through interviews and documentation, and analyzed using thematic analysis based on Braun and Clarke’s (2016) framework for the interview data, and document analysis based on Merriam and Tisdell’s (2016) framework for the lesson plans. The study also applies theories from Koehler and Mishra (2009) and Maba (2017) to answer the three research questions. The findings reveal three main points. First, pre-service teachers view technological knowledge as an essential part of effective teaching that requires continuous learning and adaptation. They see technology as a valuable tool that improves lesson delivery, student engagement, and assessment. Second, the integration of technological knowledge offers several benefits, such as increased student participation, better teaching efficiency, and the promotion of collaborative and independent learning. Third, the challenges they face include technical problems, time limitations, lack of formal training or institutional support, and classroom management issues related to technology use. In conclusion, the study shows that pre-service teachers recognize the importance of technological knowledge but need more guidance and institutional support to use it effectively. Therefore, it is recommended that teacher education programs provide continuous training and mentoring to help future teachers integrate technology into their teaching practice meaningfully.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save