Home
Login.
Artikelilmiahs
50710
Update
NAUFAL ARIIQ MULYANA
NIM
Judul Artikel
Pengkajian Penerapan Good Diary Farming Practice Peternakan Sapi Perah Di Kecamatan Baturraden Dan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Good Diary Farming Practice (GDFP) merupakan pedoman pemeliharaan ternak sapi perah yang baik dalam menjalankan usaha peternakan sapi perah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) pada peternakan sapi perah di Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner, observasi, dan mewawancarai 19 peternak di Kecamatan Batturaden dan 25 peternak di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas sebagai sampel respoden dalam penelitian ini. Ada delapan aspek GDFP yang digunakan dalam penelitian ini merujuk kepada penelitian Muarifah et al. (2023), yaitu : pembibitan dan reproduksi, kesehatan ternak, manajemen pemerahan ternak, nutrisi (pakan dan air), pengelolaan, kadang dan peralatan, sosial ekonomi, dan kesejahteraan ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai GDFP di Kecamatan Baturraden sebesar 3,03 dan di Kecamatan Cilongok sebesar 3,02 yang masuk dalam kategori baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan GDFP peternakan sapi perah di Kecamatan Batturaden dan Kecamatan Cilongok tergolong baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Good Dairy Farming Practice (GDFP) is a guideline for proper dairy cattle management in operating a dairy farming business. This study aims to evaluate the implementation of Good Dairy Farming Practice (GDFP) in dairy farms located in Baturraden and Cilongok Districts, Banyumas Regency. The research used a survey method with a simple random sampling technique. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews with 19 farmers in Baturraden District and 25 farmers in Cilongok District as a respondents. The reasearch was based on eight aspects of GDFP: breeding and reproduction, livestock health, milking management, nutrition (feed and water), farm management, housing and equipment, socio-economics, and animal welfare. The results showed that the average GDFP score in Baturraden District was 3.03 and in Cilongok District was 3,02. The study concludes that the implementation of GDFP in dairy farms in Baturraden and Cilongok Districts is generally good.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save