Home
Login.
Artikelilmiahs
50695
Update
REZADI SETYO CHANDRAWIMBA
NIM
Judul Artikel
pH dan Jumlah Asam Laktat Kefir dengan Penambahan Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kayu secang mempunyai kelebihan yaitu sebagai pewarna alami dan sumber antioksidan dengan karakteristik asam yang dapat dievaluasi dari pH dan jumlah asam laktat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dengan jumlah yang berbeda (0.1; 0.3; 0.5; 0.7; 0.9%) terhadap pH dan asam laktat kefir. Penelitian dilakukan secara eksperimental, data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anava dan dilanjutkan uji lanjut Orthogonal Polinomial. Penambahan ekstrak kayu secang 0.1 – 0.9% berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap pH dan jumlah asam laktat, dengan rataan pH sebesar 4.60 ± 0.0059. pH tertinggi diperoleh dengan penambahan ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) sebanyak 0.9% dengan hasil 4.74 ± 0.0074. Jumlah asam laktat mempunyai rataan 7.77 ± 0.161 g/L. Jumlah asam laktat tertinggi diperoleh dengan penambahan ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) sebesar 0.1% dengan hasil 9.66 ± 0.121 g/L. Kesimpulan penelitian yaitu penambahan ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) pada kefir mempengaruhi pH dan jumlah asam laktat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sappan wood has the advantage of being a natural colorant and a source of antioxidants with acidic characteristics, which can be evaluated from pH and the amount of lactic acid. This study was conducted to determine the effect of adding different concentrations of sappan wood extract (Caesalpinia sappan L.) (0.1; 0.3; 0.5; 0.7; 0.9%) on the pH and lactic acid content of kefir. The research was conducted experimentally, and the data obtained were analyzed using ANOVA followed by Orthogonal Polynomial testing. The addition of sappan wood extract at concentrations of 0.1 – 0.9% significantly affected (P<0.01) the pH and lactic acid content, with an average pH of 4.60 ± 0.0059. The highest pH was achieved with the addition of 0.9% sappan wood extract, resulting in 4.74 ± 0.0074. The average lactic acid content was 7.77 ± 0.161 g/L. The highest lactic acid content was obtained with the addition of 0.1% sappan wood extract, yielding 9.66 ± 0.121 g/L. The conclusion of this study is that the addition of sappan wood extract (Caesalpinia sappan L.) to kefir affects both the pH and lactic acid content.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save