Home
Login.
Artikelilmiahs
50684
Update
AINUN NURUL HASANAH
NIM
Judul Artikel
Relasi Leksikal Leksem Emosi dalam Siniar Kuru Podcast: Start Living!
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relasi leksikal leksem emosi dalam siniar Kuru Podcast: Start Living! dengan pendekatan analisis semantik menggunakan teknik analisis data berupa metode agih. Penelitian ini mengidentifikasi 30 leksem emosi yang terbagi ke dalam delapan ranah makna, yaitu kesenangan, kesedihan, kemarahan, keheranan, rasa malu, kebencian, kesukaan, dan ketakutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksem emosi dalam siniar didominasi oleh pengalaman positif, seperti senang dan suka yang merefleksikan kecenderungan narasi yang lebih positif. Analisis relasi leksikal memperlihatkan hubungan sinonimi dalam bentuk proporsional, parsial, dan kontekstual, serta hubungan hiponimi dan hipernimi yang membentuk hierarki dalam tiap ranah. Selain itu, analisis juga dilakukan terhadap fitur semantis dan substitusi dalam konteks percakapan siniar untuk menguji kesinoniman leksem emosi tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa leksem emosi dalam siniar tidak hanya berfungsi sebagai penanda keadaan emosional, tetapi juga membentuk hubungan makna yang kohesif melalui relasi leksikal, yang memperlihatkan bahwa makna emosi bersifat dinamis dan saling berkaitan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study investigates the lexical relations of emotion lexemes in the Kuru Podcast: Start Living! podcast using a semantic analysis approach, with data analyzed through the distributional method (metode agih). The research successfully identified 30 emotion lexemes categorized into eight semantic domains: joy, sadness, anger, surprise, shame, disgust, liking, and fear. The findings reveal that emotion lexemes in the podcast are dominated by positive experiences, such as joy and liking, which reflect a tendency towards a more positive narrative. The analysis of lexical relations demonstrates synonymous relationships in proportional, partial, and contextual forms, as well as hyponymy and hypernymy relationships that form a hierarchy within each domain. Furthermore, the analysis also examined semantic features and substitution in the context of the podcast's conversations to test the synonymy of the emotion lexemes. The study concludes that emotion lexemes in the podcast not only function as markers of emotional states but also form cohesive meaning relationships through lexical relations, indicating that the meaning of emotion is dynamic and interrelated.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save