Home
Login.
Artikelilmiahs
50655
Update
YASMIN SUSWANTINI
NIM
Judul Artikel
Uji Empat Bakteri Endofit sebagai Pengimbas Ketahanan Tanaman Pisang terhadap Infeksi Banana Bunchy Top Virus (BBTV)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penyakit kerdil pisang merupakan salah satu penyakit yang umumnya menginfeksi tanaman pisang dan disebabkan oleh Banana bunchy top virus (BBTV) dan ditularkan melalui vektor kutu daun pisang Pentalonia nigronervosa. Salah satu pengendalian yang dapat digunakan ialah dengan aplikasi bakteri endofit sebagai pengimbas ketahanan. Salah satu cara yang digunakan ialah dengan penyiraman larutan bakteri endofit pada sekitar perakaran tanaman. Beberapa bakteri endofit yang terindikasi mampu menekan infeksi dan meningkatkan ketahanan tanaman pisang terhadap infeksi BBTV diantaranya Bacillus sp., Serratia sp., Enterobacter sp., dan Stenotrophomonas sp. Penelitian ini dilakukan di Screenhouse dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, mulai Januari-Juli 2025. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan faktor dua kultivar pisang Cavendish dan Kepok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Variable pengamatan terdiri atas parameter patosistem (masa inkubasi, intensitas penyakit), parameter agronomis (tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan warna daun), serta parameter ketahanan (perubahan biokimia tanaman, perubahan fisiologi tanaman dan nilai AUDPC). Hasil penelitian diperoleh yaitu 1. Aplikasi empat bakteri endofit tidak berpengaruh nyata pada parameter agronomis, tetapi pada parameter fisiologi dan biokimia terdapat perbedaan nyata dengan perlakuan kontrol walaupun tidak pada semua aspek; 2. Aplikasi bakteri endofit Stenotrophomonas sp. memiliki keefektivitasan tertinggi dalam meningkatkan ketahanan tanaman pisang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Banana dwarf disease is a disease that commonly infects banana plants and is caused by Banana bunchy top virus (BBTV) and transmitted by the banana aphid vector Pentalonia nigronervosa. One control method that can be used is the application of endophytic bacteria as a resistance inducer. One method used is by watering the endophytic bacteria solution around the plant roots. Several endophytic bacteria indicated to be able to suppress infection and increase the resistance of banana plants to BBTV infection include Bacillus sp., Serratia sp., Enterobacter sp., and Stenotrophomonas sp. The purpose of this study was to determine the role of four endophytic bacteria in the resistance of banana plants infected with BBTV and to determine the potential of four endophytic bacteria in banana plant growth. This research was conducted at the Screenhouse and Plant Protection Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, from January to July 2025. The experimental design used in this study was a Completely Randomized Design with two factors, Cavendish and Kepok banana cultivars with 6 treatments and 4 replications. The results showed that Bacillus sp. bacteria were able to increase the content of plant peroxidase enzymes, Serratia sp. bacteria could increase the chlorophyll content in leaves, Enterobacter sp. bacteria were able to reduce the intensity of disease in Cavendish cultivars and Stenotrophomonas sp. bacteria were able to reduce the intensity of disease and AUDPC values by increasing the content of phenolic compounds, saponins and tannins as secondary metabolites of banana plants infected with BBTV.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save