Home
Login.
Artikelilmiahs
50616
Update
NIDA NAILUFAR
NIM
Judul Artikel
Perbandingan Performa Produksi Ayam Petelur Periode Produksi Strain Hy-Line dan Lohmann Brown di Wijaya Farm
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa produksi ayam petelur strain Hy-Line dan Lohmann Brown selama periode produksi di Wijaya Farm, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Penelitian menggunakan 2.640 ekor ayam strain Lohmann Brown dan 2.204 ekor ayam strain Hy-Line yang dipelihara dalam kandang sistem terbuka pada umur 41–57 minggu. Data yang dikumpulkan meliputi Hen Day Production (HDP), mortalitas, dan Feed Conversion Ratio (FCR), yang dianalisis secara deskriptif menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata HDP strain Lohmann Brown (91,10%) lebih tinggi dibandingkan Hy-Line (90,02%), meskipun secara statistik tidak berbeda nyata (P>0,05). Mortalitas kedua strain sangat rendah, yaitu 0,05% pada Hy-Line dan 0,06% pada Lohmann Brown. Nilai FCR Lohmann Brown (1,99) lebih baik dibandingkan Hy-Line (2,02), namun perbedaan ini juga tidak signifikan (P>0,05). Berdasarkan standar manajemen internasional, performa Lohmann Brown sudah berada dalam kisaran standar, sedangkan Hy-Line masih sedikit di bawah standar. Hal ini menunjukkan bahwa kedua strain memiliki performa produksi yang relatif sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aimed to compare the production performance of Hy-Line and Lohmann Brown laying hens during the production period at Wijaya Farm, Kuningan Regency, West Java. The study used 2,640 Lohmann Brown and 2,204 Hy-Line hens raised in open-house cages from 41 to 57 weeks of age. Data collected included Hen Day Production (HDP), mortality, and Feed Conversion Ratio (FCR), which were analyzed descriptively using a t-test. The results showed that the average HDP of Lohmann Brown hens (91.10%) was higher than that of Hy-Line hens (90.02%), although the difference was not statistically significant (P>0.05). Mortality rates for both strains were very low, at 0.05% for Hy-Line and 0.06% for Lohmann Brown. The FCR value of Lohmann Brown (1.99) was better than that of Hy-Line (2.02), but the difference was also not significant (P>0.05). Based on international management standards, the performance of Lohmann Brown hens was within the standard range, while Hy-Line hens were slightly below the standard. This shows that both strains have relatively the same production performance.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save