Home
Login.
Artikelilmiahs
50446
Update
ZABHARU AL HAFFI
NIM
Judul Artikel
TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP PEMAIN PROFESINONAL DAN PEMAIN AMATIR PADA OLAHRAGA SEPAK BOLA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tindak pidana penganiayaan yang terjadi kepada pemain sepak bola. Sepak bola profesional memiliki badan peradilan sendiri yaitu komite disiplin, komite etik dan komite banding untuk menegakan aturan yang ada di law of the game. seperti contohnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur pasal 351 KUHP tentang penganiayaan terhadap tindak pidana penganiayaan yang terjadi terhadap pemain profesional dan pemain amatir pada olahraga sepak bola dan untuk mengetahui sanksi yang tepat untuk diberikan kepada pelaku tindak pidana penganiayaan pemain dalam olahraga sepak bola. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan spesifikasi penelitian yuridis normatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Disajikan secara deskriptif dalam bentuk uraian yang disusun secara sitematis, logis dan rasional dan metode analisis yang digunakan adalah metode analisis data normatif. Pada kasus-kasus tersebut unsur pasal tindak pidana penganiyaan pasal 351 KUHP terpenuhi. Sehingga layak dikategorikan tindak pidana penganiayaan. selain pada kasus-kasus tersebut si pelaku atau terdakwa selain melanggar peraturan pertandingan atau law of the game juga melakukan perbuatan yang masuk pada kategori tindak pidana penganiayaan. Oleh karena itu tidakkah cukup apabila terhadap si peaku hanya dijatuhi hukuman disiplin. Dan untuk tindak pidananya sendiri perlu juga diberikan sanksi yang sesuai dengan peraturan hukum pidana yang berlaku. Kata Kunci : Penganiayaan; Sepak Bola; Hukuman Disiplin.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study focuses on the criminal acts of persecution that took place against football players. Professional football features its own judiciary system, including a disciplinary committee, an ethics committee, and an appeals committee to uphold the regulations of the game. This research seeks to explore the implementation of the components of article 351 of the Covenant on the Prosecution of Criminal Persecution against both professional and amateur football players and to determine the suitable penalties for those committing acts of player persecution in soccer. This study employs a normative legal framework with details specific to normative jurisprudence research. The utilized data sources are secondary data sources that include primary legal documents, secondary law resources, and tertiary legal materials. Presented descriptively through systematically organized descriptions. In these instances, the provisions of article 351 of the Criminal Procedure Code related to Harassment have been adhered to. Thus, it warrants classification as a criminal act of harassment. Alongside these instances, the offender or accused, besides breaching the match rules or the game's regulations, also engaged in actions that qualify as criminal acts of harassment. Consequently, is it insufficient for the offender to face merely disciplinary action? And for these actions, one must also receive approval according to the applicable criminal law statutes Keywords: Persecution; Footbal; Disciplinary Punishment.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save