Home
Login.
Artikelilmiahs
50275
Update
FERNANDA ORIZA SATIVA
NIM
Judul Artikel
Efektivitas Pupuk Kasgot Terfermentasi Trichoderma spp. Asal TPST Rempoah Terhadap Intensitas Penyakit Layu Fusarium dan Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Cabai
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pupuk kasgot yang difermentasi dengan Trichoderma spp. asal TPST Rempoah dalam menekan penyakit layu fusarium dan meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum sp.). Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan delapan perlakuan dan lima ulangan. Parameter utama yang diamati meliputi periode inkubasi, jumlah tanaman layu, kejadian dan keparahan penyakit, tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, dan bobot kering, dengan pH media tanam sebagai parameter pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kasgot terfermentasi isolat 4 (Trichoderma spp., T4) paling efektif mengendalikan layu fusarium, ditunjukkan dengan periode inkubasi terpanjang serta kejadian dan keparahan penyakit terendah dibandingkan kontrol. Selain itu, perlakuan T4 meningkatkan pertumbuhan cabai dengan menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot kering lebih tinggi, serta mempercepat pembungaan. Efektivitas ini didukung oleh kandungan hara optimal (N: 1,33%, P: 0,34%, K: 0,27%, C-organik: 14,03%, rasio C/N: 10,54) serta pH media tanam netral (6,8) yang menciptakan lingkungan tumbuh subur dan sehat. Dengan demikian, pupuk kasgot terfermentasi Trichoderma spp. berpotensi sebagai agen hayati ramah lingkungan yang efektif menekan penyakit layu fusarium sekaligus meningkatkan produktivitas cabai.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aimed to evaluate the effectiveness of kasgot fertilizer fermented with Trichoderma spp. from TPST Rempoah in suppressing Fusarium wilt disease and enhancing the growth of chili plants (Capsicum sp.). The experiment was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with eight treatments and five replications. The main parameters observed were incubation period, number of wilted plants, disease incidence and severity, plant height, leaf number, flowering time, and dry weight, with soil pH as a supporting parameter. The results showed that the fermented kasgot with isolate 4 (Trichoderma spp., T4) was the most effective treatment in controlling Fusarium wilt, indicated by the longest incubation period and the lowest disease incidence and severity compared to controls. Moreover, treatment T4 improved chili growth by producing higher plant height, leaf number, and dry biomass, and by accelerating flowering. Its effectiveness was supported by optimal nutrient content (N: 1.33%, P: 0.34%, K: 0.27%, organic C: 14.03%, C/N ratio: 10.54) and neutral soil pH (6.8), creating a fertile and healthy growing environment. Therefore, Trichoderma-fermented kasgot fertilizer has strong potential as an environmentally friendly bio-agent that effectively suppresses Fusarium wilt while improving chili plant productivity.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save