Home
Login.
Artikelilmiahs
50248
Update
MUHAMMAD ARIEF RAHMAN EL KHAIR
NIM
Judul Artikel
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Amilolitik pada Saluran Pencernaan Ikan Bawal Putih (Pampus argenteus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan bawal putih (Pampus argenteus) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi sehingga ikan bawal putih berpotensi tinggi untuk dibudidayakan. Saluran pencernaan ikan mengandung bakteri yang berperan dalam proses pencernaan, salah satunya adalah bakteri amilolitik yang menghasilkan enzim amilase untuk menghidrolisis pati. Penelitian mengenai bakteri amilolitik pada saluran pencernaan ikan bawal putih (Pampus argenteus) belum dilakukan, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui peranannya dalam proses pencernaan ikan bawal putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan aktivitas bakteri amilolitik, serta menduga spesies dari bakteri tersebut yang terdapat pada saluran pencernaan ikan bawal putih (Pampus argenteus). Metode yang dilakukan adalah observasi dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri pada saluran pencernaan ikan bawal putih (Pampus argenteus) sebesar 2,2 x 10⁷ CFU/gr. Terdapat bakteri amilolitik pada saluran pencernaan ikan bawal putih (Pampus argenteus) yang berasal dari TPI Ujung Batu, Jepara yang ditandai dengan adanya zona bening yang terbentuk di sekitar koloni dan memiliki nilai indeks aktifitas sedang yaitu sebesar 1,3. Berdasarkan hasil identifikasi karakteristik bakteri amilolitik dengan uji biokimia yang telah dilakukan, spesies bakteri amilolitik yang ditemukan diduga adalah Bacillus megaterium.
Abtrak (Bhs. Inggris)
White pomfret (Pampus argenteus) is a high-economic-value fishery commodity, making it a promising candidate for aquaculture development. The digestive tract of fish contains bacteria that play a role in the digestive process, one of which is amylolytic bacteria that produce the enzyme amylase to hydrolyze starch. Research on amylolytic bacteria in the digestive tract of silver pomfret (Pampus argenteus) has not yet been conducted, thus it is necessary to carry out a study to understand their role in the digestive process of this species. This study aims to determine the presence and activity of amylolytic bacteria, as well as to identify the potential species of these bacteria found in the digestive tract of silver pomfret (Pampus argenteus). The method used was observational, with samples collected using purposive random sampling techniques. The results showed that the total bacterial count in the digestive tract of silver pomfret (Pampus argenteus) was 2.2 × 10⁷ CFU/g. Amylolytic bacteria were found in the digestive tract of silver pomfret (Pampus argenteus) obtained from TPI Ujung Batu, Jepara, as indicated by the clear zones formed around the bacterial colonies, with a moderate activity index value of 1.3. Based on the identification of bacterial characteristics through biochemical tests, the amylolytic bacterial species found is presumed to be Bacillus megaterium.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save