Home
Login.
Artikelilmiahs
50213
Update
NOVIANTO BAGASKORO
NIM
Judul Artikel
STRATEGI PEMENANGAN PASANGAN GIBRAN-TEGUH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KOTA SURAKARTA TAHUN 2020
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemenangan pasangan calon Gibran-Teguh dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Surakarta tahun 2020. Berdasarkan paradigma konstruktivisme, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali fenomena sosial yang terjadi selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Surakarta. Fokus penelitian meliputi analisis karakteristik wilayah, kondisi sosial-politik, dan budaya masyarakat Surakarta, serta strategi yang diterapkan pasangan Gibran-Teguh dalam meraih kemenangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemenangan pasangan Gibran-Teguh melibatkan penggunaan popularitas Gibran sebagai anak Presiden Joko Widodo, dukungan penuh dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), serta komunikasi politik yang efektif dengan masyarakat. Selain itu, keterlibatan tim pemenangan dan pemanfaatan media sosial juga berperan penting dalam memenangkan Pilkada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pasangan Gibran-Teguh tidak hanya ditentukan oleh popularitas, tetapi juga oleh strategi kampanye yang terorganisir dengan baik, serta dukungan politik yang kuat dari partai besar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research aims to describe the winning strategy of the Gibran-Teguh candidate pair in the 2020 Surakarta Regional Head Election. Based on the constructivist paradigm, this study uses a qualitative approach with a case study method to explore the social phenomena that occurred during the Regional Head Election (Pilkada) process in Surakarta. The research focus includes an analysis of the regional characteristics, socio-political conditions, and culture of the Surakarta community, as well as the strategies implemented by the Gibran-Teguh pair to achieve victory. The results show that the winning strategy of the Gibran-Teguh pair involved leveraging Gibran's popularity as the son of President Joko Widodo, full support from the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP), and effective political communication with the community. In addition, the involvement of the winning team and the use of social media also played an important role in winning the Pilkada. The study concludes that the success of the Gibran-Teguh pair was not only determined by popularity but also by a well-organized campaign strategy and strong political support from a major party.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save