Home
Login.
Artikelilmiahs
50090
Update
ALIF RADHIN RAYNDA
NIM
Judul Artikel
Aplikasi Kompos Kotoran Kambing dengan Fermentor Alami dan Pupuk N, P, K Dosis Rendah Terhadap Tinggi Tanaman Edamame
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penggunaan pupuk sintetik yang berlebihan dalam budidaya edamame dapat mereduksi kesuburan tanah. Salah satu cara dalam mengurangi pupuk sintetik adalah dengan menggunakan pupuk organik. Pupuk organik dapat dibuat dengan bahan utama kotoran ternak dengan aplikasi fermentor alami. Penambahan fermentor alami bertujuan untuk mempercepat proses pengomposan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil terbaik dari penggunaan pupuk organik kotoran kambing yang difermentasikan dengan fermentor alami (bonggol pisang, kotoran sapi, kotoran kambing, dan EM4), pemberian dosis N, P, K rendah, dan kombinasi dari aplikasi fermentor alami dan dosis N, P, K rendah terhadap tinggi tanaman edamame. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompos kotoran kambing berbasis fermentor alami memberikan hasil yang setara terhadap tinggi tanaman edamame. Sementara itu, dosis N, P, K dapat meningkatkan tinggi tanaman edamame pada umur 28 hari setelah tanam dengan dosis N, P, K 100% memberikan hasil yang terbaik dibandingkan dengan dosis N, P, K lainnya. Pemberian kompos kotoran kambing berbasis fermentor alami dan dosis N, P, K memberikan hasil yang setara terhadap tinggi tanaman edamame.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The excessive use of synthetic fertilizers in edamame cultivation can reduce soil fertility. One alternative to minimize synthetic fertilizer usage is the application of organic fertilizers. Organic fertilizer can be produced using livestock manure as the main material, combined with natural fermentors. The addition of natural fermentors aims to accelerate the composting process. This study aimed to determine the optimal effect of goat manure–based organic fertilizer fermented with natural fermentors (banana corms, cow manure, goat manure, and EM4), the application of low N, P, K doses, and the combination of natural fermentors with low N, P, K doses on the growth (plant height) of edamame. The results showed that goat manure compost fermented with natural fermentors produced plant heights comparable to those obtained with other treatments. Meanwhile, N, P, K fertilization significantly increased edamame plant height at 28 days after planting, with the 100% N, P, K dose yielding the best results compared to lower doses. The combination of goat manure compost fermented with natural fermentors and N, P, K application also produced comparable effects on edamame plant height.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save