Home
Login.
Artikelilmiahs
50057
Update
VERANIA IKKE MARSHELLA
NIM
Judul Artikel
Analisis Tingkat Kepentingan dan Kepuasan Produk Tepung Penyalut Mocaf dengan Metode Importance Performance Analysis
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tepung Penyalut Mocaf Sintabara merupakan tepung serbaguna dengan campuran mocaf, tepung beras dan bumbu-bumbu yang diproduksi oleh KWT Sinar Tani Banjarnegara sebagai upaya memperluas penggunaan mocaf. Dalam pemasarannya, Tepung Penyalut Mocaf Sintabara membutuhkan penyesuaian lebih lanjut agar produk yang diproduksi sesuai dengan keinginan konsumen. Survei terkait tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan konsumen perlu dilakukan untuk mengetahui atribut yang perlu diperbaiki dan rekomendasi perbaikan yang sesuai sehingga produk dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Banyumas dan Banjarnegara dari Desember 2024 sampai Mei 2025. Data primer diperoleh dari penyebaran kuisioner kepada 100 responden, wawancara dan observasi. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka jurnal, buku dan situs web. Terdapat beberapa tahap pada penelitian ini, yaitu penyusunan kuesioner, pengujian validitas dan reliabilitas kuesioner, penyebaran kuesioner dan identifikasi profil konsumen. Data yang didapatkan kemudian akan dianalisis menggunakan metode Importance performance analysis (IPA) dan diagram fishbone. Penelitian ini menganalisis tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen terhadap empat variabel yaitu produk dan pengolahan tepung penyalut mocaf, produk jadi, kemasan produk dan harga produk. Berdasarkan hasil analisis IPA pada Tepung Penyalut Mocaf terdapat tiga atribut dari 18 atribut Tepung Penyalut Mocaf yang masuk kuadran I dan perlu diperbaiki yaitu informasi label kemasan yang lengkap, harga sesuai dengan berat produk dan kemudahan tepung penyalut larut dalam air. Perbaikan yang dapat dilakukan untuk atribut-atribut tersebut adalah melengkapi informasi label sesuai standar, optimalisasi strategi pemasaran (segmenting, targeting, positioning, promosi), melakukan simulasi harga di berbagai ukuran kemasan, serta mengontrol kadar air dengan menjaga suhu dan kelembaban kondisi penyimpanan, penyangraian dan pemilihan kemasan yang tepat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sintabara Mocaf Coating Flour is a multipurpose flour made from a mixture of mocaf, rice flour, and spices. It is produced by the Sinar Tani Banjarnegara KWT (Micro, Small, and Medium Enterprises) as part of an effort to expand the use of mocaf. In marketing, Sintabara Mocaf Coating Flour requires further adjustments to ensure the product meets consumer expectations. A survey of consumer interest and satisfaction is needed to identify attributes that need improvement and recommend appropriate improvements so that the product can be developed to meet consumer needs and desires. The research was conducted in Banyumas and Banjarnegara Regencies from December 2024 to May 2025. Primary data was obtained through questionnaires distributed to 100 respondents, interviews, and observations. Secondary data were obtained from literature review of journals, books, and websites. This research involved several stages: questionnaire development, validity and reliability testing, questionnaire distribution, and consumer profile identification. The data obtained were then analyzed using Importance Performance Analysis (IPA) and fishbone diagrams. This study analyzed the level of consumer interest and satisfaction with four variables: mocaf coating flour product and processing, finished product, product packaging, and product price. Based on the results of the IPA analysis of Mocaf Coating Flour, three of the 18 attributes of Mocaf Coating Flour fell into quadrant I and needed improvement: complete packaging label information, price appropriate to product weight, and ease of dissolving the coating flour in water. Improvements to these attributes include completing label information according to standards, optimizing marketing strategies (segmentation, targeting, positioning, promotion), conducting price simulations across various package sizes, and controlling water content by maintaining temperature and humidity, storage conditions, roasting, and selecting appropriate packaging.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save