Home
Login.
Artikelilmiahs
50034
Update
YULIANTI
NIM
Judul Artikel
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Regenerasi Petani Padi di Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Desa Kertajaya merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Regenerasi petani padi di Desa Kertajaya penting dilakukan mengingat tenaga kerja di sektor pertanian masih kurang memadai serta banyaknya petani padi yang berusia >39 tahun sebanyak 871 orang dari total petani padi di Desa Kertajaya sebanyak 880 orang. Hal tersebut menunjukkan bahwa, perlu adanya regenerasi petani padi di Desa Kertajaya untuk keberlanjutan sumber daya manusia di sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat generasi muda dalam bidang usahatani di Desa Kertajaya dan untuk mengetahui pengaruh faktor usia generasi muda, pendidikan generasi muda, pengalaman bertani generasi muda, dan luas lahan orangtua terhadap regenerasi petani padi di Desa Kertajaya. Penelitian dilaksanakan di Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari – Februari 2025. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara sengaja dengan mengambil sampel tertentu saja yang mempunyai karakteristik, ciri, kriteria, atau sifat tertentu. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 46 pemuda laki-laki berusia 19-39 tahun yang merupakan anak petani padi yang memiliki lahan pertanian berupa sawah. Proses pengambilan data dilakukan dengan wawancara langsung dan pengisian kuesioner. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari empat variabel independen yaitu umur, pendidikan, pengalaman bertani, dan luas lahan orang tua serta satu variabel dependen yaitu regenerasi petani padi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan minat generasi muda dalam bidang pertanian padi dan analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi regenerasi petani padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat generasi muda dalam bidang pertanian padi di Desa Kertajaya termasuk dalam kategori tinggi dengan rata-rata skor sebesar 31. Variabel umur (X_1), pengalaman bertani (X_3) dan luas lahan orang tua (X_4) berpengaruh signifikan terhadap regenerasi petani padi, sedangkan variabel pendidikan (X_2), tidak berpengaruh signifikan terhadap regenerasi petani padi di Desa Kertajaya. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat tiga variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap regenerasi petani padi dan satu variabel independen yang tidak berpengaruh signifikan terhadap regenerasi petani padi di Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Kertajaya Village is one of the villages in Mangunjaya District, Pangandaran Regency. Regeneration of rice farmers in Kertajaya Village is important considering that the workforce in the agricultural sector is still inadequate and the number of rice farmers aged >39 years is 871 out of a total of 880 rice farmers in Kertajaya Village. This shows that there is a need for regeneration of rice farmers in Kertajaya Village for the sustainability of human resources in the agricultural sector. This research aims to determine the interest of the younger generation in the field of farming in Kertajaya Village and to determine the influence of the younger generation's age, younger generation's education, younger generation's farming experience, and parents' land area on the regeneration of rice farmers in Kertajaya Village. The research was carried out in Kertajaya Village, Mangunjaya District, Pangandaran Regency. The research method used is a survey method. Data collection was carried out in January – February 2025. The sampling technique was random purposive sampling which is a sampling technique that is carried out deliberately by taking only certain samples that have certain characteristics, features, criteria or properties. The sample used in this research was 46 young men aged 19-39 years who were the sons of rice farmers who had agricultural land in the form of rice fields. The data collection process was carried out by direct interviews and filling out questionnaires. The variables used in this research consist of four independent variables, namely age, education, farming experience, and parents' land area and one dependent variable, namely the regeneration of rice farmers. The data analysis used in this research is descriptive analysis used to describe the interest of the younger generation in the field of rice farming and quantitative analysis using multiple linear regression analysis with the help of software SPSS is used to analyze factors that influence the regeneration of rice farmers. The results of the study show that the interest of the younger generation in the field of rice farming in Kertajaya Village is included in the high category with a an average score of 31. Age variable (X1), farming experience (X3) and the area of the parents' land (X4) has a significant effect on the regeneration of rice farmers, while the education variable (X2), did not have a significant effect on the regeneration of rice farmers in Kertajaya Village. This shows that there are three independent variables that have a significant effect on the regeneration of rice farmers and one independent variable that does not have a significant effect on the regeneration of rice farmers in Kertajaya Village, Mangunjaya District, Pangandaran Regency.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save