Home
Login.
Artikelilmiahs
50032
Update
BINA NATALIA DESTRIA PUTRI
NIM
Judul Artikel
EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL OLEH UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (UPTD PPA) KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Banyumas terus meningkat dan membutuhkan penanganan melalui pelayanan khusus berupa pendampingan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan serta menganalisis efektivitas pendampingan anak korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh UPTD PPA Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan dilakukan melalui tahapan asesmen, pengelolaan kasus, pendampingan korban melalui surat rujukan oleh UPTD PPA kepada instansi pihak ketiga, monitoring dan evaluasi, hingga terminasi kasus. Pelaksanaan pendampingan anak korban kekerasan seksual oleh UPTD PPA Kabupaten Banyumas belum efektif karena anak korban kekerasan seksual belum sepenuhnya memperoleh layanan pendampingan rehabilitasi sosial dan reintegrasi sosial, yang disebabkan oleh terbatasnya jumlah pendamping. Oleh karena itu, diperlukan penambahan jumlah pendamping serta penguatan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan seluruh kebutuhan korban dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu sesuai standar pelayanan yang berlaku.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cases of sexual violence against children in Banyumas Regency continue to increase, requiring special handling through assistance services provided by the Regional Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children (UPTD PPA). This study aims to identify the implementation and analyze the effectiveness of assistance for child victims of sexual violence carried out by UPTD PPA Banyumas. The research method used is empirical juridical with primary and secondary data sources. The results indicate that the assistance process includes assessment, case management, victim referral by UPTD PPA to third-party institutions, monitoring and evaluation, and case termination. The implementation of assistance has not been fully effective, as many child victims have not received adequate social rehabilitation and reintegration services. This is mainly due to the limited number of available assistants. Therefore, it is necessary to increase the number of assistants and strengthen coordination with related institutions to ensure that all victims’ needs can be addressed promptly, appropriately, and in an integrated manner according to the applicable service standards.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save