Home
Login.
Artikelilmiahs
50022
Update
FADHILA RAMADHANI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PEMBERIAN MINERAL WOLLASTONITE DAN FLY ASH BOTTOM ASH TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH ENTISOL, SERAPAN FOSFOR DAN PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCOY
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pakcoy merupakan komoditas sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat. Permintaan pasar yang tinggi dan harga yang relatif stabil menjadikan pakcoy sebagai sayuran yang potensial untuk dilakukan usaha pertanian. Budidaya pertanian umumnya dilaksanakan pada lahan yang subur dan mendukung untuk pertumbuhan tanaman. Lahan yang subur biasanya diperuntukkan untuk budidaya tanaman pangan guna untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, namun ketersediannya semakin berkurang akibat konversi lahan. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara mengoptimalkan lahan marginal atau lahan yang kurang produktif, seperti tanah Entisol di daerah pesisir yang luas belum dimanfaatkan secara optimal. Entisol merupakan tanah marginal yang memiliki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah yang kurang subur karena memiliki tekstur pasir, struktur lepas, permeabilitas cepat, daya menahan dan menyimpan air yang rendah serta unsur hara dan bahan organik yang rendah. Pada kondisi tanah tersebut, maka unsur hara akan mudang hilang sehingga pertumbuhan tanaman akan terganggu. Fly ash-bottom ash (FABA) berasal dari sisa pembakaran batubara mengandung unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman dan dapat mempengaruhi sifat fisik dan kimia tanah. Selain itu, wollastonite mengandung mineral alami yang berwarna putih terdapat unsur hara Kalsium (Ca) dan Silika (Si). Aplikasi fly ash bottom ash (FABA) dan wollastonite diharapkan mampu memperbaiki sifat tanah Entisol serta meningkatkan serapan fosfor sehingga pertumbuhan pakcoy dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian FABA dan wollastonite terhadap sifat kimia tanah Entisol dan pertumbuhan tanaman pakcoy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian FABA tidak mempengaruhi sifat kimia tanah meliputi pH H2O, P-tersedia, P-total, K-total, dan Mg-tersedia. Akan tetapi, pemberian wollastonite dapat meningkatkan nilai pH KCl pada tanah Entisol. Pemberian FABA meningkatkan luas daun pakcoy, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Pemberian FABA dan wollastonite memberikan nilai serapan fosfor tertinggi pada dosis FABA 6 g Si/polybag.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pakcoy is a vegetable commodity that is in high demand among the public. High market demand and relatively stable prices make pakcoy a promising vegetable for agricultural business. Agricultural cultivation is generally carried out on fertile land that supports plant growth. Fertile land is typically allocated for food crop cultivation to meet national food needs; however, its availability is decreasing due to land conversion. This issue can be addressed by optimizing marginal or less productive land, such as Entisol soil in coastal areas that have not been fully utilized. Entisol is marginal soil with poor physical, chemical, and biological properties due to its sandy texture, loose structure, high permeability, low water retention and storage capacity, and low nutrient and organic matter content. Under such soil conditions, nutrients are easily lost, disrupting plant growth. Fly ash-bottom ash (FABA), derived from coal combustion residues, contains nutrients required by plants and can influence soil physical and chemical properties. Additionally, wollastonite contains naturally occurring white minerals rich in calcium (Ca) and silica (Si). The application of FABA and wollastonite is expected to improve Entisol soil properties and enhance phosphorus uptake, thereby boosting pakcoy growth. This study aims to determine the effect of FABA and wollastonite application on the chemical properties of Entisol soil and pakcoy plant growth. The results showed that FABA application did not affect soil chemical properties, including pH H₂O, available P, total P, total K, and available Mg. However, wollastonite application increased the pH KCl value in Entisol soil. FABA application increased pakcoy leaf area but did not significantly affect plant height and leaf number. FABA and wollastonite application yielded the highest phosphorus uptake at a FABA dose of 6 g Si/polybag.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save