Home
Login.
Artikelilmiahs
49981
Update
ADYATMA LATIF KUMARA
NIM
Judul Artikel
POPULASI LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) DI WADUK SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengkaji populasi lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) di Waduk Sempor, Kabupaten Kebumen, untuk memahami aspek biologis dan ekologisnya sebagai spesies invasif. Tujuan dari penelitian ini meliputi analisis kelimpahan, sebaran ukuran, rasio kelamin, hubungan panjang-berat, dan faktor kondisi lobster. Pengambilan sampel dilakukan selama tiga bulan (Juni, September, dan Desember 2024) di delapan stasiun dengan metode random sampling menggunakan bubu model payung. Hasil menunjukkan kelimpahan tertinggi terjadi pada bulan Juni (0,96 ekor/bubu/jam), yang diduga terkait dengan musim pemijahan. Distribusi ukuran menunjukkan dominasi betina pada rentang panjang 9,6–11,2 cm dan berat 22,1–36,4 g. Rasio kelamin tidak seimbang (1:0,98), dengan jumlah jantan sedikit lebih banyak. Hubungan panjang dan berat menunjukkan pola pertumbuhan alometrik negatif (nilai b jantan = 2,32; betina = 1,90), yang berarti pertambahan panjang lebih cepat dibanding berat. Nilai faktor kondisi (Kn) >1 mengindikasikan kondisi fisiologis lobster yang baik. Kualitas air seperti suhu (28–31°C) dan pH (6–8,58) turut memengaruhi distribusi populasi. Hasil penelitian ini memberikan landasan ilmiah untuk pengelolaan dan pengendalian lobster air tawar secara berkelanjutan di Waduk Sempor.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study investigates the population of freshwater lobster (Cherax quadricarinatus) in Sempor Reservoir, Kebumen Regency, to understand its biological and ecological characteristics as an invasive species. The research aims to analyze abundance, size distribution, sex ratio, length-weight relationship, and condition factor of the lobsters. Sampling was conducted over three times (June, September, and December 2024) at eight stations using random sampling methods with umbrella-type traps. Results showed the highest abundance occurred in June (0,98 tail/trap/hour), presumably due to the spawning season. Size distribution revealed that females dominated in the 9.6–11.2 cm length range and 22.1–36.4 g weight class. The sex ratio was unbalanced (1:0.98), with slightly more males. The length-weight relationship indicated negative allometric growth (b value: males = 2.32; females = 1.90), suggesting that length increased faster than weight. The condition factor (Kn > 1) indicated good physiological status of the lobsters. Water quality parameters such as temperature (28–31°C) and pH (6 8.58) also influenced population distribution. This study provides a scientific basis for the sustainable management and control of freshwater lobsters in Sempor Reservoir.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save