Home
Login.
Artikelilmiahs
49922
Update
ANJANI ATUFA YAUMI
NIM
Judul Artikel
Analisis Kepatuhan Penggunaan Automatic Identification System berdasarkan Standar Safety of Life at Sea di Pelabuhan Tanjung Emas 2022-2023
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas mengenai tingkat kepatuhan penggunaan Automatic Identification System (AIS) pada kapal Indonesia maupun kapal asing yang melakukan kegiatan di wilayah perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berdasarkan standar SOLAS Regulation 19 Chapter V tahun 2022–2023. Latar belakang dari penelitian ini adalah tingginya angka kecelakaan kapal laut yang terjadi di Indonesia, yang salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya kepatuhan terhadap standar keselamatan maritim internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi pustaka. Penulis menggunakan teori Motivasi Kepatuhan oleh Kagan dan Scholz yang terdiri dari dua pendekatan utama yaitu Deterrence (Pencegahan) dan Compliance (Kepatuhan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan penggunaan perangkat AIS di Pelabuhan Tanjung Emas tergolong tinggi. Hal ini didorong oleh adanya pengawasan yang ketat dari otoritas pelabuhan seperti VTS dan Kesyahbandaran, pemberian sanksi administratif kepada kapal yang tidak patuh, serta adanya sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya penggunaan perangkat AIS untuk keselamatan dan keamanan maritim.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study discusses the level of compliance with the use of the Automatic Identification System (AIS) on Indonesian and foreign vessels operating in the waters of Tanjung Emas Port, Semarang, based on SOLAS Regulation 19 Chapter V standards for the years 2022–2023. The background of this research is the high number of marine vessel accidents in Indonesia, primarily caused by non-compliance with international maritime safety standards. This study uses a descriptive qualitative method with data collection through in-depth interviews and literature review. The researcher applies the Compliance Motivation Theory by Kagan and Scholz, which consists of two main approaches: Deterrence and Compliance. The results show that the level of compliance with AIS usage at Tanjung Emas Port is relatively high. This is driven by strict supervision from port authorities such as VTS and the Harbor Master, the imposition of administrative sanctions on non-compliant vessels, and ongoing education and awareness efforts about the importance of AIS for maritime safety and security.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save