Home
Login.
Artikelilmiahs
49881
Update
SHIFA RAMADHANI
NIM
Judul Artikel
PERILAKU PEDAGANG PASAR MINGGON (SUNDAY MORNING) DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI WILAYAH GOR SATRIA PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan dan perilaku pedagang makanan dan minuman di Pasar Minggon (Sunday Morning) GOR Satria Purwokerto dalam pengelolaan sampah. Pasar yang hanya beroperasi setiap hari Minggu pagi ini menghasilkan volume sampah yang signifikan, terutama dari kemasan sekali pakai. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori perilaku sosial Skinner, penelitian ini menemukan bahwa meskipun beberapa pedagang telah menyadari pentingnya menjaga kebersihan, praktik pemilahan sampah masih minim. Perilaku pengelolaan sampah terbatas pada pengumpulan dan pembuangan ke titik tertentu tanpa adanya pemilahan. Faktor penghambat mencakup keterbatasan fasilitas, minimnya sosialisasi dan edukasi, serta lemahnya koordinasi antar pihak pengelola pasar dan pemerintah. Hasil studi menunjukkan bahwa perilaku pedagang dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan penguatan yang diterima. Tanpa dukungan sistem reward dan punishment yang efektif, perubahan perilaku menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan sulit tercapai. Oleh karena itu, diperlukan adanya kerjasama dengan pemerintah terkait dalam menyediakan sarana dan prasarana, edukasi berkelanjutan, dan kebijakan pengelolaan sampah yang partisipatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to describe the knowledge and behavior of food and beverage vendors at the Minggon Market (Sunday Morning) at the Satria Sports Hall in Purwokerto regarding waste management. This market, which operates only on Sunday mornings, generates a significant volume of waste, primarily from single-use packaging. Using a descriptive qualitative approach and Skinner's theory of social behavior, this study found that although some vendors are aware of the importance of maintaining cleanliness, waste sorting practices are still minimal. Waste management behavior is limited to collection and disposal at a designated point without any sorting. Inhibiting factors include limited facilities, minimal outreach and education, and weak coordination between market management and the government. The study results indicate that vendor behavior is influenced by the social environment and reinforcement received. Without the support of an effective reward and punishment system, behavioral change towards sustainable waste management is difficult to achieve.Therefore, collaboration with relevant government agencies is needed to provide facilities and infrastructure, ongoing education, and participatory waste management policies.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save