Home
Login.
Artikelilmiahs
49730
Update
GHEFIRA RIZKY LEONARITA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PERCEIVED SCARCITY TERHADAP IMPULSE BUYING DENGAN FEAR OF MISSING OUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Pada Anggota Grup Telegram Discountfess Official Chat)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perkembangan komunitas digital telah mengubah cara konsumen merespons informasi promosi, salah satunya melalui fenomena Perceived Scarcity yang dapat memicu Impulse Buying, terutama ketika dimediasi oleh Fear Of Missing Out. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Scarcity terhadap Impulse Buying dengan Fear Of Missing Out (FOMO) sebagai variabel mediasi pada grup Telegram Discountfess Official Chat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik simple random sampling, data dikumpulkan dari 100 responden yang merupakan anggota aktif grup Telegram tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis regresi mediasi metode causal step. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data kuantitatif dengan menggunakan program SPSS 31 menunjukkan bahwa: 1) 27,8% variasi Impulse Buying dapat dijelaskan oleh Perceived Scarcity dan FOMO; 2) Perceived Scarcity dan Impulse Buying berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse Buying; 3) FOMO memediasi pengaruh Perceived Scarcity terhadap Impulse Buying. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah: 1) Pengelola grup diharapkan dapat meingkatkan narasi kelangkaaan secara etis, dengan mencantumkan batas waktu dan stok secara transparan guna meningkatkan engagement dan keputusan membeli anggota grup: 2) Pengelola grup dapat mengelola konten dan interaksi dalam grup dan memperketat peraturan arus informasi agar bermanfaat dan tidak hanya mengeksploitasi sisi impulsive anggota: 3) Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital anggota grup, dengan menyadari bahwa rasa takut tertinggal segaja dipicu oleh pesan kelangkaan, sehingga lebih bijak dan reflektif sebelum melakukan pembelian impulsif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The rise of digital communities has changed the way consumers respond to promotional information. This is evident through the phenomenon of Perceived Scarcity, which can trigger Impulse Buying, especially when mediated by the Fear of Missing Out (FOMO). This study aims to analyze the effect of Perceived Scarcity on Impulse Buying, with FOMO as mediating variable, specifically within the Discountfess Official Chat Telegram Group. Using a quantitative approach and simple random sampling, data was collected from 100 active members of the group. The data was analyzed using causal step mediation analysis. Based on the analysis using SPSS 31, the result show that; 1) 27,8% of the variation in Impulse Buying can be explained by Perceived Scarcity and FOMO; 2) Perceived Scarcity and FOMO have a positive and significant effect on Impulse Buying; and 3) FOMO mediates the effect of perceived Scarcity on Impulse Buying. The practical implications of this research are: 1) Group moderators should ethically enhance scarcity narratives by transparently including time limits and stock availability to increase engagement and purchasing decisions among group members; 2) Group moderators can manage content and interactions and tighten information flow regulations to be beneficial and not just exploit the impulsive side of the members; and 3) This reseach is expected to improve the digital literacy of the group members, helping them realize that the fear of missin gout is intentionally triggered by scarcity messages, so they can be wiser and reflective before making an impulsive purchase.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save