Home
Login.
Artikelilmiahs
49721
Update
RAMADHANI INTAN PERTIWI
NIM
Judul Artikel
Dinamika Kelimpahan Plankton pada Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) mitra Binaan PT Central Proteina Prima Subang : Analisis Pengaruh Manajemen Pemberian Pakan
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas di bidang perikanan budidaya. Sistem budidaya semi intensif, pakan buatan menjadi faktor utama penunjang pertumbuhan udang, namun juga dapat mempengaruhi kualitas air dan kelimpahan plankton melalui peningkatan nutrien di kolam. Plankton sendiri berperan sebagai indikator ekosistem perairan dan sumber pakan alami. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelimpahan plankton serta hubungan antara pakan udang terhadap kelimpahan plankton pada tambak udang vaname mitra binaan PT CP Prima di Subang. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling, dan data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Maret hingga Juni di petak kolam udang mitra binaan. Hasil penelitian menunjukkan, kelimpahan plankton terendah 560.000 ± 166.433,2 ind/mL (DOC 7) dan tertinggi 5.756.667 ± 1.977.936,6 ind/mL (DOC 49). Berdasarkan uji regresi linier sederhana menggunakan aplikasi SPSS, diperoleh persamaan regresi Y=178.056,789+5.640,182X, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,1767. Ini menunjukkan bahwa sekitar 17,67% variasi kelimpahan plankton dapat dijelaskan oleh jumlah pakan. Hasil ini mengindikasikan adanya hubungan positif antara pemberian pakan dan kelimpahan plankton, meskipun faktor lain di luar pakan juga memengaruhi dinamika plankton. Pengelolaan pakan yang tepat dan pemantauan dinamika plankton secara berkala sangat diperlukan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) is one of main commodities in aquaculture. In semi- intensive aquaculture systems, feed is a key factor supporting shrimp growth, but can also affect water quality and plankton abundance through increased nutrients in the pond. Plankton itself acts as an indicator aquatic ecosystem and a source of natural feed. The research purpose to analyze plankton abundance and the relationship between shrimp feed and plankton abundance in vaname shrimp ponds managed by PT CP Prima in Subang. The survey method with purposive sampling techniques, and data were analyzed descriptively and quantitatively. Sampling was conducted from March to June. The results the lowest plankton abundance was 560,000 ± 166,433.2 ind/mL (DOC 7) and the highest was 5,756,667 ± 1,977,936.6 ind/mL (DOC 49). Based on simple linear regression test using SPSS software, the regression equation Y = 178,056.789 + 5,640.182X was obtained, with a coefficient of determination (R²) of 0.1767. This indicates that approximately 17.67% of the variation in plankton abundance can be explained by feed quantity. These results indicate a positive relationship between feed supply and plankton abundance, although other factors beyond feed also influence plankton dynamics. Proper feed management and regular monitoring of plankton dynamics are essential.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save