Home
Login.
Artikelilmiahs
49654
Update
NURUL AULIA RAKHMA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, LINGKUGAN KELUARGA DAN EFIKASI DIRI TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 PUROKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya 68 siswa kelas XI di SMA N 3 Purwokerto yang kurang tertarik terhadap kewirausahaan serta adanya research gap terkait hubungan kausal antara pendidikan kewirausahaan, lingkungan keluarga, dan efikasi diri dengan intensi berwirausaha. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis linear regresi berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dari 7 kelas di SMA N 3 Purwokerto sebanyak 252. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 155 responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan software SPSS 25 menunjukkan bahwa: (1) pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap intensi berwirausaha, (2) lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha, (3) efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha. Implikasi dari penelitian ini yaitu demi terus meningkatkan intensi berwirausaha, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan di antaranya adalah (1) siswa perlu meningkatkan pendidikan kewirausahaan agar terdapat adanya proses pertukaran ilmu pengetahuan mengenai konsep kewirausahaan sehingga dapat meningkatkan keinginan mereka untuk memulai usaha secara mandiri, (2) guru sebaiknya dapat terus ikut serta dalam menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif dan harmonis melalui pendidikan karakter memberikan bimbingan kepada para siswa dalam menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua, dan membantu siswa yang membutuhkan dukungan dalam mengatasi masalah di lingkungan keluarganya, (3) pihak SMA N 3 Purwokerto perlu menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih aplikatif dan kontekstual guna membentuk pola pikir wirausaha, hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan keterampilan kewirausahaan, mengadakan simulasi bisnis, serta menghadirkan pengusaha maupun ahli industri sebagai pengajar tamu. Upaya-upaya tersebut bertujuan agar siswa mendapatkan pengalaman langsung, wawasan yang lebih luas, memperkuat efikasi diri siswa, menumbuhkan keberanian untuk mengambil risiko, serta meningkatkan kemampuan berinovasi dalam menciptakan peluang bisnis baru.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is motivated by the presence of 68 eleventh-grade students at SMA N 3 Purwokerto who are less interested in entrepreneurship, as well as a research gap regarding the causal relationship between entrepreneurship education, family environment, and self-efficacy with entrepreneurial intention. This research is a quantitative study with multiple linear regression analysis. The population in this study consists of 252 11th-grade students from 7 classes at SMA N 3 Purwokerto. The sample size in this study is 155 respondents. Based on the research results and data analysis using SPSS 25 software, it shows that: (1) entrepreneurship education has a positive but not significant effect on entrepreneurial intention, (2) the family environment has a positive and significant effect on entrepreneurial intention, (3) self-efficacy has a positive and significant effect on entrepreneurial intention. The implications of this research are that to continuously enhance entrepreneurial intention, several efforts can be made, including (1) students need to improve their entrepreneurship education to facilitate the exchange of knowledge regarding entrepreneurship concepts, thereby increasing their desire to start independent businesses, (2) teachers should continue to participate in creating a conducive and harmonious family environment through character education, providing guidance to students in establishing good communication with parents, and assisting students who need support in overcoming family-related issues, (3) schools need to implement a more practical and contextual learning approach to foster an entrepreneurial mindset. This can be achieved through entrepreneurship skills training, conducting business simulations, and inviting entrepreneurs and industry experts as guest lecturers. These efforts aim to provide students with hands-on experience, broaden their horizons, strengthen their self-efficacy, cultivate the courage to take risks, and enhance their ability to innovate in creating new business opportunities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save