Home
Login.
Artikelilmiahs
49586
Update
RAFIQ IZZUDDIN
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja Sebagai Variabel Mediasi pada Perusahaan Go Public yang terdaftar di BEI Tahun 2020-2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Meningkatnya tekanan regulasi dan tuntutan investor untuk transparansi lingkungan telah meningkatkan pentingnya pelaporan keberlanjutan, khususnya pengungkapan emisi karbon. Studi ini menguji dampak pengungkapan emisi karbon terhadap nilai perusahaan pada perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan kinerja keuangan, kinerja operasional, dan biaya ekuitas sebagai variabel mediasi. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data sekunder dari 92 sampel perusahaan (dipilih melalui purposive sampling dari populasi 825 perusahaan). Analisis jalur, uji-t, dan uji Sobel digunakan untuk menilai efek langsung dan mediasi. Temuan mengungkapkan bahwa pengungkapan emisi karbon memiliki efek negatif yang signifikan terhadap biaya ekuitas, sementara kinerja keuangan menunjukkan pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Namun, pengungkapan emisi karbon tidak secara signifikan memengaruhi kinerja keuangan maupun operasional. Selain itu, baik kinerja operasional maupun biaya ekuitas tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai perusahaan. Yang kritis, variabel mediasi—kinerja keuangan, kinerja operasional, dan biaya ekuitas—tidak berhasil memediasi hubungan antara pengungkapan emisi karbon dan nilai perusahaan. Hasil ini berkontribusi pada literatur dengan menegaskan peran terbatas metrik keuangan dan operasional tradisional dalam menerjemahkan transparansi karbon menjadi valuasi pasar, sehingga menyarankan perlunya kerangka penjelasan alternatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Growing regulatory pressures and investor demands for environmental transparency have heightened the importance of sustainability reporting, particularly carbon emission disclosures. This study examines the impact of carbon emission disclosure on firm value in publicly listed companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX), with financial performance, operational performance, and cost of equity as mediating variables. Using a quantitative approach, this research analyzes secondary data from 92 sampled firms (selected via purposive sampling from a population of 825). Path analysis, t-tests, and the Sobel test were employed to assess direct and mediating effects. The findings reveal that carbon emission disclosure has a significant negative effect on the cost of equity, while financial performance exhibits a positive influence on firm value. However, carbon emission disclosure does not significantly affect financial or operational performance. Furthermore, neither operational performance nor cost of equity demonstrates a significant relationship with firm value. Critically, the mediating variables—financial performance, operational performance, and cost of equity—fail to mediate the link between carbon emission disclosure and firm value. These results contribute to the literature by highlighting the limited role of traditional financial and operational metrics in translating carbon transparency into market valuation, suggesting the need for alternative explanatory frameworks.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save