Home
Login.
Artikelilmiahs
49579
Update
QORRY NUR AULIA ANGGITA
NIM
Judul Artikel
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS GEL KOMBINASI EKSTRAK SAMBILOTO DAN LIDAH BUAYA TERHADAP KEPADATAN KOLAGEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Tanaman sambiloto dan lidah buaya secara empiris digunakan dalam penyembuhan luka. Pada tanaman sambiloto terdapat senyawa dominan andrografolid yang bekerja sebagai antiinflamasi, sedangkan pada tanaman lidah buaya terdapat senyawa dominan accemanan yang dapat mempercepat proses reepitalisasi. Pengobatan untuk mengobati luka sayat umumnya menggunakan povidone iodine 10%. Selain karena mudah didapatkan, povidone iodine merupakan antiseptik dan dapat digunakan untuk membersihkan serta menyembuhkan luka. Namun, terdapat penelitian yang menyatakan povidone iodine dapat memperlambat pembentukan kolagen sehingga waktu penyembuhan luka menjadi lebih lama. Metodologi: Tikus diberikan luka sayat sepanjang 2 cm dengan kedalaman hingga jaringan dermis. Tikus diberikan perlakuan selama 5 hari dengan pemberian FI (ekstrak sambiloto 5% dan lidah buaya 15%), FII (ekstrak sambiloto 10% dan lidah buaya 15%), FIII (ekstrak sambiloto 15% dan lidah buaya 15%), K- (basis gel), K+ (povidone iodine 10%), dan KN (tanpa perlakuan). Pewarnaan jaringan menggunakan Hematoxylin eosin staining lalu diamati dengan mikroskop perbesaran 400x. Perhitungan kepadatan kolagen dilakukan dengan software ImageJ dan dianalisis secara statistik dengan Graphad. Hasil Penelitian: Pengujian sifat fisik (organoleptis, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat) dan stabilitas gel memenuhi persyaratan, kecuali pada FIII yang tidak homogen. Nilai kepadatan kolagen yang didapatkan yaitu FI (53,062%), FII (61,488%), FIII (82,492%), K(-) (42,800%), K(+) (70,798), dan KN (83,063%). Hasil tersebut menyatakan jika FIII tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan KN, sehingga dapat dinyatakan FIII merupakan formula terbaik untuk pengobatan luka sayat. Kesimpulan: Gel yang dibuat berdasarkan formulasi memiliki sifat fisik dan stabilitas yang baik serta mampu menyembuhkan luka sayat pada tikus. Kata kunci: gel, sambiloto, lidah buaya, luka sayat, kepadatan kolagen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Andrographis paniculata and aloe vera plants have been empirically used for wound healing. The dominant compound in sambiloto is andrographolide, which acts as an anti-inflammatory, while the dominant compound in aloe vera is acemannan, which can accelerate the re-epithelialization process. The common treatment for cut wounds is 10% povidone-iodine. Besides being easily accessible, povidone-iodine is an antiseptic that can be used to clean and heal wounds. However, some studies suggest that povidone-iodine may slow collagen formation, thus prolonging wound healing time. Method: Mice were given a 2 cm long incision wound with a depth reaching the dermal tissue. The mice were treated for 5 days with the administration of FI (5% andrographis paniculata extract and 15% aloe vera), FII (10% andrographis paniculata extract and 15% aloe vera), FIII (15% andrographis paniculata extract and 15% aloe vera), K- (gel base), K+ (10% povidone iodine), and KN (no treatment). Tissue staining was performed using hematoxylin-eosin staining and then observed under a microscope at 400x magnification. Collagen density was calculated using ImageJ software and analyzed statistically with GraphPad. Result: The physical property tests (organoleptic, pH, viscosity, spreadability, and adhesiveness) and gel stability met the requirements, except for FIII, which was not homogeneous. The obtained collagen density values were FI (53.062%), FII (61.488%), FIII (82.492%), K- (42.800%), K+ (70.798%), and KN (83.063%). These results indicated that FIII showed no significant difference compared to KN, confirming that FIII was the best formulation for treating incision wounds. Conclusion: The gel prepared based on the formulation exhibited good physical properties and stability and effectively healed incision wounds in rats. Key word: gel, sambiloto, aloe vera, incision wound, collagen density.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save