Home
Login.
Artikelilmiahs
49511
Update
CELINE JESSICA DANIELS
NIM
Judul Artikel
MODIFIKASI FORMULA ENTERAL BLENDERIZED DENGAN TEMPE DAN BUAH NAGA MERAH UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Prevalensi DM di Indonesia tinggi, terutama pada kelompok usia lanjut yang rentan mengalami gangguan mengunyah dan menelan. Penelitian ini bertujuan memberikan alternatif formula enteral berbahan lokal, yaitu tempe dan buah naga merah, dengan memodifikasi resep formula enteral DM RSUD Banyumas. Metodologi: Penelitian true experimental ini Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial (1 faktor) dengan faktor yang digunakan adalah modifikasi proporsi substitusi tempe:buah naga dengan 3 taraf perlakuan. Data nilai viskositas dianalisis menggunakan uji Welch ANOVA, jika ditemukan perbedaan signifikan, dilakukan Uji lanjut Games-Howell taraf 5%. Data nilai organoleptik dianalisis menggunakan uji Friedman. Jika ditemukan pengaruh signifikan, perlu dilakukan uji post-hoc Wilcoxon tahap 5%. Hasil Penelitian: Modifikasi proporsi tempe dan buah naga merah berpengaruh nyata (p<0,05) pada seluruh parameter uji organoleptik (hedonik dan mutu hedonik dan berpengaruh nyata pada nilai viskositas yang diuji dengan viscometer dan uji alir menggunakan selang NGT Fr 18. Kesimpulan: Modifikasi proporsi tempe dan buah naga merah berpengaruh nyata pada nilai organoleptik, nilai viskositas yang diuji dengan viscometer dan uji alir menggunakan selang NGT Fr 18. Formula terbaik adalah sampel F3 dengan nilai viskositas dalam kategori honey-like (401,5 cP) menurut National Dysphagia Diet, dapat dikonsumsi secara oral dan melalui tube, memiliki kandungan energi 1,2 kkal/ml, protein 15%, lemak 32,25%, karbohidrat 51,76%, dan serat 1,06%. Takaran saji sebesar 250ml, dengan jumlah pemberian berkisar antara 3-7 kali tergantung pada kebutuhan energi pasien.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Diabetes mellitus is highly prevalent in Indonesia, especially among the elderly with chewing and swallowing difficulties. This study offers an alternative enteral formula using local ingredients, tempeh and red dragon fruit, by modifying the DM formula used at RSUD Banyumas. Methods: A true experimental design was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with one factor: the proportion of tempe and red dragon fruit, tested in three formulation ratios. Viscosity was analyzed using Welch ANOVA, followed by Games-Howell for significant results. Organoleptic data were tested with Friedman, and significant outcomes were followed by Wilcoxon tests. Results: The formulation proportion of tempeh and red dragon fruit had a significant effect on all organoleptic parameters and also has a significant effect on viscosity that measured using a viscometer and feeding tube (NGT Fr 18). Conclusions: The best formula is sample F3, with a viscosity of 401.5 cP, classified as honey-like according to the National Dysphagia Diet, and can be used for oral (ONS) or tube feeding. This formula provides 1.2 kcal/ml of energy, with 15% protein, 32.25% fat, 51.76% carbohydrates, and 1.06% fiber. One serving size is 250 ml, with a recommended frequency of 3–7 times per day depending on the patient. Keywords: Diabetes Mellitus, Enteral Formula, Red Dragon Fruit, Tempe
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save