Home
Login.
Artikelilmiahs
49478
Update
SUKMOWATI DEWI ASTUTI
NIM
Judul Artikel
Uji Formula Biofertilizer Padat Bacillus velezensis terhadap Pertumbuhan Padi
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Padi merupakan tanaman utama di Indonesia, karena hampir dari setengah penduduk di Indonesia mengonsumsi beras sebagai makanan pokok. Namun, produksi padi pada tahun 2023 mengalami penurunan sebanyak 1,4 %. Faktor dominan penyebab penurunan produksi padi adalah penggunaan pupuk yang tidak sesuai anjuran serta kebutuhan pupuk yang tinggi. Pupuk yang digunakan oleh petani Indonesia pada umumnya kurang ramah lingkungan dan menurunkan kandungan bahan organik tanah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pemupukan yang ramah lingkungan, yaitu dengan menggunakan pupuk hayati. Penelitian ini bertujuan untuk menguji formula berbasis B. velezensis terhadap pertumbuhan padi dan mendapatkan formula terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan padi. Bahan yang digunakan adalah tanaman padi, tepung beras, tepung tapioka, tepung jagung, CMC, CaCO3, dan isolat B. velezensis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dan di Screenhouse Desa Tambaksari Kidul Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula biofertilizer padat B. velezensis memiliki potensi meningkatkan pertumbuhan padi terutama formula dengan bahan pembawa tepung beras. Aplikasi formula biofertilizer padat B. velezensis dengan bahan pembawa tepung beras menunjukkan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan padi berdasarkan variabel jumlah daun.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rice is the main staple crop in Indonesia, with nearly half of the population relying on it as a primary food source. However, rice production in 2023 experienced a 1.4% decline. The primary factors contributing to this decrease include the use of fertilizers that do not comply with recommended guidelines and the high overall demand for fertilizers. Moreover, the fertilizers commonly used by Indonesian farmers are often not environmentally friendly and contribute to the depletion of soil organic matter. Therefore, an alternative, eco-friendly fertilization approach is needed, such as the use of biofertilizers. The objectives are to evaluate the effectiveness of the B. velezensis-based formulation on rice plant growth and to identify the most effective carrier material for promoting rice development. The materials used included rice plants, rice flour, tapioca flour, corn flour, CMC, CaCO₃, and an isolate of B. velezensis. The research was conducted using an experimental method with a completely randomized design (CRD) consisting of four treatments and six replications. The study took place at the Plant Protection Laboratory and Soil Science Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, as well as in a screenhouse located in Tambaksari Kidul Village, Kembaran District, Banyumas Regency. The results showed that the solid biofertilizer formulation of B.f velezensis has the potential to enhance rice growth, especially the formulation using rice flour as a carrier. The application of the solid biofertilizer with a rice flour carrier yielded the best results in promoting rice growth, as indicated by the number of leaves.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save