Home
Login.
Artikelilmiahs
4947
Update
SURYO ADI KUSUMO BAWONO
NIM
Judul Artikel
Efek Antibakterial Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus (ATCC 33862) Secara In Vitro
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengobatan herbal saat ini banyak digunakan masyarakat dan salah satunya adalah lidah buaya (Aloe vera). Beberapa penelitian menunjukkan Aloe vera mengandung tanin, antrakuinon, saponin, dan sterol yang berfungsi sebagai antibakteri namun penggunaannya saat ini masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antibakterial ekstrak aloe vera konsentrasi 15%, 30%, 45%, 60%, dan 75% terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan post-test only with control group design. Penelitian menggunakan S. aureus sebagai bakteri pathogen dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok 1 sebagai kontrol negatif, kelompok 2-6 diberikan ekstrak Aloe vera dengan berbagai konsentrasi, kelompok 2 (15%), kelompok 3 (30%), kelompok 4 (45%), kelompok 5 (60%), dan kelompok 6 (75%). Inkubasi dilakukan selama 1x24 jam. Diameter penghambatan diukur menggunakan jangka sorong dengan ketelitian 0.01 mm. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan Post Hoc Mann Whitney. Diameter kelompok 1 (kontrol) memiliki rerata (0±0). Kelompok 2 (10.79±1.19), kelompok 3 (17.41±1.66), kelompok 4 (20.35±1.13), kelompok 5 (21.65±1.20) dan kelompok 6 (24.28±1.34). Uji statistik dengan Kruskal-Wallis menunjukkan paling tidak terdapat perbedaan signifikan minimal antara 2 kelompok [p=0.000 (p<0,05)] (IK=95%) rerata diameter penghambatan dengan konsentrasi ekstrak. Pada uji Mann-Whitney semua kelompok memiliki perbedaan bermakna, kecuali kelompok 4 dan 5. Dapat disimpulkan, ekstrak Aloe vera memiliki efek antibakterial terhadap pertumbuhan koloni S. Aureus.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Nowadays, herbal medicine was used by many people and one of the medicinal plant was Aloe vera. Some studies showed Aloe vera contain tannin, anthraquinone, saponin and sterol that were used for antibacterial but the used was very limited. The purpose of this study is to knowing the antibacterial effect of Aloe vera extracts concentration 15%, 30%, 45%, 60% and 75% against Staphylococcus aureus. This study was conducted by using experimental method with post-test only with control group design. This study used S. aureus as pathogen bacteria and divided into 6 groups: group 1 (control), group 2-6 were intervened by Aloe vera extract with varies concentrations, group 2 (15%), group 3 (30%), group 4 (45%), group 5 (60%) and group 6 (75%). The incubation time is 24 hour. The inhibition diameter measured by vernier caliper with 0.01 mm reading error. Analysis for the differences of inhibition diameter was using Kruskal-Wallis with Mann Whitney Post-Hoc. Inhibition diameter of control group had mean (0 ±0), group that intervened by Aloe vera, the mean rate of inhibition diameter was group 2 (10.79±1.19), group 3 (17.41±1.66), group 4 (20.35±1.13), group 5 (21.65±1.20) and group 6 (24.28±1.34). Statistical test with Kruskal-Wallis showed at least there were significant differences [p=0.000 (p<0,05)] (CI=95%) of inhibition diameter mean with various Aloe vera extracts concentration. The Aloe vera extracts had antibacterial effect against S. aureus colony growth.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save