Home
Login.
Artikelilmiahs
49454
Update
SEFIANA NUR RESTIASIH
NIM
Judul Artikel
Hubungan Umur dan Jumlah Anggota Keluarga Peternak dengan Kinerja Peternak Sapi Perah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kinerja peternak sapi perah memiliki peranan yang penting dalam produktivitas peternakan sapi perah. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan umur peternak dan jumlah anggota keluarga peternak dengan kinerja peterak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survei dengan sasaran peternak sapi perah yang menjadi anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Nugraha Jaya di Kabupaten Kuningan. Wilayah ditentukan berdasarkan metode purposive sampling yaitu di Kecamatan Cigugur dan Jalaksana. Responden ditentukan menggunakan metode random sampling dan jumlah responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10% sehingga didapatkan sebanyak 90 peternak. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode wawancara berbasis kuesioner dan pengamatan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak sapi perah berumur 36−60 tahun dengan rata-rata umur 47 tahun. Peternak sebagian besar memiliki 4−6 orang jumlah anggota keluarga dengan rata-rata 4 orang. Kinerja peternak berada pada kategori cukup yaitu sebesar 72,46%. Kinerja peternak perlu ditingkatkan melalui anjang karya anjang sana, pelatihan, penyuluhan dan dukungan dari kelembagaan yang terkait agar produktivitas dapat menjadi optimal. Hasil analisis korelasi rank spearman menunjukkan hubungan sangat lemah dan berkorelasi negatif antara umur peternak dengan kinerja peternak, dan hubungan sangat lemah antara jumlah anggota keluarga peternak dengan kinerja peternak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the relationship between farmers’ age and household size with the performance of dairy farmers in Kuningan Regency, West Java. The research employed a survey method involving 90 respondents, who were randomly selected from members of the Karya Nugraha Jaya Multi-Purpose Cooperative (KSU). The study areas, Cigugur and Jalaksana sub-districts, were chosen purposively. Data were collected through structured interviews using questionnaires and direct field observations. The data were analyzed using descriptive statistics and Spearman’s rank correlation.The findings indicate that the majority of dairy farmers are aged between 36 and 60 years, with an average age of 47. Most farmers have 4 to 6 family members, with an average of 4 per household. The overall performance of dairy farmers falls into the “moderate” category, with an average performance score of 72.46%. Despite this, further efforts are needed to enhance performance through extension services, training programs, peer learning, and institutional support to optimize productivity.Spearman’s correlation analysis reveals a very weak negative correlation between farmers’ age and performance, and a similarly weak positive correlation between household size and performance. These results suggest that neither variable significantly influences dairy farmers’ performance in the study area.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save