Home
Login.
Artikelilmiahs
49449
Update
IMAN EDENIA JASMINE
NIM
Judul Artikel
FORMULASI PATCH TRANSDERMAL EKSTRAK ETANOL DAUN DELIMA (Punica granatum L.) SEBAGAI ANTIJERAWAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Jerawat akibat infeksi Cutibacterium acnes (C. acnes) yang terjadi di lapisan sebasea pada dermis dapat diatasi menggunakan patch transdermal sebagai inovasi efektif penghantaran zat aktif, dimana daun delima yang mengandung elagitanin memiliki aktivitas antibakteri terhadap C. acnes, sehingga penelitian ini bertujuan mengembangkan patch transdermal ekstrak daun delima serta mengetahui karakteristik fisik dan aktivitas antibakterinya melalui formulasi dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun delima F0 (0%), F1 (0,1%), F2 (0,5%), F3 (1%) menggunakan metode solvent evaporation yang kemudian dievaluasi sifat fisik dan diuji aktivitas antibakteri terhadap C. acnes, dimana hasilnya menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan sifat fisik dengan F1, F2, dan F3 menunjukkan aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat sebesar 0,3; 4,7; dan 5,3 mm, sehingga dapat disimpulkan bahwa formula F1, F2, dan F3 memenuhi persyaratan sifat fisik dan menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap C. acnes dengan formula F3 menunjukkan aktivitas antibakteri tertinggi dengan kekuatan daya hambat sedang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Acne caused by Cutibacterium acnes (C. acnes) infection occurring in the sebaceous layer of the dermis can be treated using transdermal patches as an effective innovation for active substance delivery, where pomegranate leaves containing ellagitannins have antibacterial activity against C. acnes, therefore this study aimed to develop transdermal patches of pomegranate leaf extract and determine their physical characteristics and antibacterial activity through formulation with varying concentrations of pomegranate leaf ethanolic extract F0 (0%), F1 (0.1%), F2 (0.5%), F3 (1%) using the solvent evaporation method which were then evaluated for physical properties and tested for antibacterial activity against C. acnes, where the results showed that all formulas met the physical property requirements with F1, F2, and F3 demonstrating antibacterial activity with inhibition zone diameters of 0.3, 4.7, and 5.3 mm respectively, thus it can be concluded that formulas F1, F2, and F3 met the physical property requirements and showed antibacterial activity against C. acnes with formula F3 showing the highest antibacterial activity with moderate inhibitory strength.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save