Home
Login.
Artikelilmiahs
49388
Update
NURUL FATTIMAH
NIM
Judul Artikel
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN BUMDES: STUDI DI DESA SIKAPAT KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Desa Sikapat memiliki potensi di bidang pertanian dan pariwisata, namun menghadapi berbagai kendala seperti lahan kering, layanan publik terbatas, dan pengelolaan pasar yang belum optimal. Untuk menjawab tantangan tersebut, BUMDes Mitra Sejahtera didirikan pada 2021 dengan empat unit usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses kolaborasi antar stakeholder dalam pengelolaan BUMDes. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang dipilih secara purposive melalui teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kolaborasi yang melibatkan pemerintah desa, BUMDes, mitra kerja, dan masyarakat. Terdapat komunikasi rutin, transparansi informasi, pembagian peran yang jelas, dan kesamaan tujuan. Kolaborasi ini mampu mendorong peningkatan layanan dan pertumbuhan ekonomi lokal. Disimpulkan bahwa collaborative governance telah berjalan cukup efektif, meski masih perlu penguatan partisipasi masyarakat dan kelembagaan untuk keberlanjutan jangka panjang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sikapat Village has potential in agriculture and tourism, but faces several challenges such as dry land, limited public services, and suboptimal market management. To address these issues, BUMDes Mitra Sejahtera was established in 2021 with four business units. This study aims to analyze the collaboration process among stakeholders in managing the BUMDes. A qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. Informants were selected purposively, and data were analyzed using an interactive model. The findings reveal collaboration involving the village government, BUMDes, partner institutions, and the community. Regular communication, transparent information sharing, clear division of roles, and shared goals were evident. This collaboration has contributed to improved services and local economic growth. It is concluded that collaborative governance has been fairly effective, although strengthening community participation and institutional capacity is still needed for long-term sustainability.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save