Home
Login.
Artikelilmiahs
49287
Update
SUCI MAHARANI PRATIWI
NIM
Judul Artikel
Fisiologi dan Hasil Tanaman Kubis Terpapar Salinitas Udara pada Berbagai Waktu dan Volume Pembilasan dengan Media Tanah Pasir Pantai
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pasir pantai dijadikan solusi untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia, mengingat adanya penyempitan lahan akibat pembangunan infrastuktur. Kondisi lingkungan yang ekstrem perlu diperhatikan untuk menjaga tanaman tetap tumbuh optimal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan pengaruh volume pembilasan terhadap pertumbuhan, fisiologi dan hasil tanaman kubis terpapar salinitas udara pada media tanah pasir pantai; 2) menentukan pengaruh waktu pembilasan terhadap pertumbuhan, fisiologi dan hasil tanaman kubis terpapar salinitas udara pada media tanah pasir pantai; 3) menentukan pengaruh volume dan waktu pembilasan yang memberikan hasil terbaik bagi tanaman kubis terpapar salinitas udara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari faktor, dengan tiga taraf perlakuan volume pembilasan (0; 3,5; 7,0 mm) dan tiga taraf perlakuan waktu pembilasan (0; 45; 90 menit). Variabel yang diamati meliputi pertumbuhan, fisiologi tanaman, dan hasil tanaman kubis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan apalagi berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan volume pembilasan 0 mm memberikan hasil terbaik terhadap kadar prolin vegetatif dan generatif, 3,5 mm memberikan hasil terbaik terhadap bobot keirng daun, 7 mm meningkatkan bukaan dan kerapatan stomata generatif. Waktu pembilasan 0 menit memberikan hasil terbaik terhadap unit kehijauan daun vegetatif. Penelitian ini memberikan informasi mengenai teknologi adaptif yang dapat diterapkan di lahan pasir pantai.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Coastal sand is being explored as a potential solution to support food security in Indonesia, particularly in response to the decreasing availability of arable land due to infrastructure development. However, the extreme environmental conditions associated with coastal areas must be carefully managed to ensure optimal plant growth. This study aims to: (1) evaluate the effect of leaching volume on the growth, physiology, and yield of cabbage plants exposed to air salinity in coastal sandy soil; (2) assess the effect of leaching time on the same parameters; and (3) determine the most effective combination of leaching volume and time to support cabbage growth under air salinity stress. The results indicated that a leaching volume of 0 mm resulted in the highest proline content during both vegetative and generative stages. A volume of 3.5 mm yielded the highest dry leaf weight, while 7.0 mm enhanced stomatal aperture and density during the generative stage. In terms of leaching time, the 0-minute treatment produced the highest chlorophyll unit value in the vegetative phase. This study provides valuable insights into adaptive technologies applicable to coastal sandy soils.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save