Home
Login.
Artikelilmiahs
49258
Update
YULIA DEWI NURJIHAN
NIM
Judul Artikel
Stigma Kesehatan Mental dan Narasi Jisatsu di Jepang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini menganalisis stigma terhadap kesehatan mental dan bunuh diri (jisatsu) di Jepang melalui pendekatan netnografi pada cuitan Twitter berbahasa Jepang. Hasil menunjukkan bahwa stigma ini masih kuat dan dipengaruhi nilai budaya seperti gaman (ketahanan diri), haji (rasa malu), dan dualisme tatemae-honne (ekspresi publik vs. perasaan pribadi). Twitter menjadi ruang aman bagi individu untuk mengekspresikan honne (perasaan sejati) secara anonim, sementara stigma menghambat akses ke layanan kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan teori stigma Goffman dan analisis tematik budaya Jepang, menyimpulkan bahwa norma sosial dan media digital saling memengaruhi narasi kesehatan mental. Untuk mengurangi stigma, diperlukan edukasi berbasis media sosial dan pendekatan berbasis komunitas yang sensitif budaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study examines the stigma surrounding mental health and suicide (jisatsu) in Japan through a netnographic analysis of Japanese-language Twitter posts. Findings reveal that stigma remains pervasive, shaped by cultural values like gaman (perseverance), haji (shame), and tatemae-honne duality (public facade vs. private feelings). Twitter serves as a safe space for individuals to anonymously express honne (true emotions), while stigma discourages seeking professional help. Using Goffman’s stigma theory and thematic analysis of Japanese cultural concepts, the study concludes that social norms and digital media jointly shape mental health narratives. Culturally sensitive interventions, including social media-based education and community support systems, are recommended to reduce stigma.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save