Home
Login.
Artikelilmiahs
49238
Update
ASMA AMANINA
NIM
Judul Artikel
PENENTUAN JARAK ELEKTRODA DAN PENGARUH MEDIA PENANGKAP KANDUNGAN GARAM DI UDARA PADA SENSOR TIPE PLAT INTERDIGITASI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salinitas udara yang meningkat disebabkan oleh tingginya konsentrasi partikel garam di udara yang terbawa oleh hembusan angin. Oleh karena itu, diperlukan suatu piranti yang dapat mengetahui tingkat salinitas udara yang digunakan sebagai indikator batas untuk melakukan upaya mengurangi dampak salinitas udara yang terjadi di pesisir pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak yang optimal antar elektroda yang dapat meningkatkan sensitivitas sensor, mengetahui pengaruh penggunaan dari media penangkap terhadap sensitivitas sensor. Pengujian sensor tipe plat interdigitasi dilakukan dengan memberikan larutan salinitas buatan, yang terdiri atas empat kadar garam (2, 4, 6, dan 8 gram) dilarutkan dalam 190 ml air aquades, serta menggunakan sampel air laut. Tujuan pengujian yaitu untuk memperoleh konfigurasi sensor terbaik berdasarkan variasi jarak antar elektroda, melalui analisis regresi linear sederhana. Sensor yang menunjukkan respons paling optimal kemudian diuji lebih lanjut di lingkungan pesisir pantai dengan melibatkan variabel tambahan berupa jenis media penangkap (spons dan kasa), jarak pemaparan dari permukaan laut, serta waktu pemaparan. Hasil pengujian menunjukkan sensor dengan kombinasi J1B1M1 dengan persamaan y = 1,5877x - 1221,8 dan J1B1M2 dengan persamaan y = 2,3241x - 1765,5, memiliki respon paling baik terhadap nilai salinitas udara. Pengujian pengaruh penggunaan media penangkap menunjukkan bahwa interaksi media penangkap, jarak, dan waktu pemaparan sensor berpengaruh terhadap salinitas udara yang dihasilkan. Penggunaan spons sebagai media penangkap menunjukkan kinerja yang paling efektif dengan nilai salinitas udara sebesar 124,56 mS yang dipaparkan pada jarak 0 meter dari permukaan laut serta waktu pemaparan selama 24 jam.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The increase in air salinity is caused by the high concentration of salt particles in the air, carried by the wind. Therefore, a device is needed to detect air salinity levels, serving as an indicator to determine the threshold for efforts to mitigate the impacts of air salinity in coastal areas. This study aims to determine the optimal electrode spacing that enhances sensor sensitivity and to examine the effect of different absorbing media on sensor performance. The interdigitated electrode (IDE)-type sensor was tested using artificial salinity solutions containing four different salt concentrations (2, 4, 6, and 8 grams) dissolved in 190 mL of distilled water, as well as a sample of seawater. The purpose of this testing was to identify the best sensor configuration based on variations in electrode spacing through simple linear regression analysis. The sensor configurations showing the most optimal responses, J1B1M1 with the equation y = 1.5877x - 1221.8 and J1B1M2 with the equation y = 2.3241x - 1765.5, were further tested in a coastal environment, considering additional variables such as type of absorbing media (sponge and mesh), distance from the shoreline, and exposure duration. The results showed that the interaction between the absorbing media, distance, and exposure time significantly affected the resulting air salinity. Among the media tested, the sponge demonstrated the most effective performance, with a salinity value of 124.56 mS observed at a distance of 0 meters from the shoreline after 24 hours of exposure.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save