Home
Login.
Artikelilmiahs
49204
Update
ARUM PUSPITA SARI
NIM
Judul Artikel
PEMENUHAN KEBUTUHAN KASIH SAYANG TOKOH PUTU DALAM NOVEL YANG MENARI DALAM BAYANGAN INANG MATI KARYA NI MADE PURNAMA SARI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemenuhan kebutuhan kasih sayang tokoh Putu serta menganalisis dampaknya terhadap kondisi psikologisnya dalam novel Yang Menari dalam Bayangan Inang Mati karya Ni Made Purnama Sari. Kajian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan landasan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, khususnya pada tingkat kebutuhan akan cinta dan kasih sayang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pembacaan mendalam dan analisis interaktif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Putu mengalami kebutuhan afeksi yang tinggi akibat ketidakhadiran figur orang tua sejak kecil. Meskipun ia mendapatkan kasih dari neneknya dan membentuk relasi emosional dengan Pak Wayan Kaler, kebutuhan tersebut tidak sepenuhnya terpenuhi. Akibatnya, muncul dampak psikologis seperti perasaan hampa, kesedihan mendalam, kemarahan, dan kerinduan yang menumpuk. Temuan ini menegaskan bahwa kebutuhan kasih sayang merupakan aspek psikologis yang paling dominan dalam pembentukan karakter Putu dan sangat memengaruhi dinamika batinnya. Oleh karena itu, pendekatan psikologi sastra terbukti relevan dalam mengungkap konflik internal dan struktur kejiwaan tokoh dalam karya sastra. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kajian karakter berbasis teori kebutuhan manusia secara sistematis dan kontekstual.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to describe the form of fulfillment of the need for affection of the character Putu and analyze its impact on his psychological condition in the novel Yang Menari dalam Bayangan Inang Mati by Ni Made Purnama Sari. This study uses a literary psychology approach based on Abraham Maslow's hierarchy of needs theory, especially at the level of the need for love and affection. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth reading and interactive analysis of the Miles and Huberman model. The results of the study show that the character Putu experiences a high need for affection due to the absence of a parental figure since childhood. Although he received affection from his grandmother and had an emotional relationship with Mr. Wayan Kaler, these needs were not fully met. As a result, psychological impacts such as feelings of emptiness, deep sadness, anger, and longing that accumulate arise. This finding confirms that the need for affection is the most dominant psychological aspect in the formation of the character Putu and greatly influences his inner dynamics. Therefore, the literary psychology approach has proven relevant in revealing internal conflicts and psychological structures of characters in literary works. This study makes an important contribution to the development of character studies based on the theory of human needs systematically and contextually.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save