Home
Login.
Artikelilmiahs
49112
Update
NOVI MARDIYANA JUFANI
NIM
Judul Artikel
Gambaran Perilaku Merokok pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan sebagai calon profesional kesehatan memiliki posisi unik untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat yang mejadikan mereka agen perubahan yang efektif dalam edukasi, konseling, dan advokasi pencegahan merokok, yang pada akhirya berkontribusi signifikan terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Perilaku merokok di kalangan mereka masih menjadi perhatian serius yang secara tidak langsung telah melemahkan perannya sebagai pemberi pelayanan kesehatan promotif dan prevetif di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perilaku merokok pada mahasiswa keperawatan Universitas Jendera Soedirman Purwokerto. Metodologi: Desain penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional dengan total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan universitas Jenderal Soedirman berjenis kelamin laki-laki. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil Penelitian: Dari total 44 mahasiswa yang bersedia menjadi responden, sebanyak 19 mahasiswa (43,2%) memiliki perilaku merokok. Mayoritas mahasiswa yang merokok (94,7%) merupakan perokok ringan dan mereka mulai merokok sejak SMA (57,9%) serta sebagian dari mereka sering melakukannya di tempat pribadi (52,6%). Selain itu, meskipun memiliki perilaku merokok, pada dasarnya mereka memiliki pengatahuan yang tinggi tentang bahaya merokok (89,5%). Kemungkinan yang menyebabkan mereka merokok antara lain pengaruh orang tua (10,5%), pengaruh teman (68,4%), kepribadian (89,5%) dan faktor iklan (15,8%). Kesimpulan: Hampir sebagian dari mahasiswa keperawatan memiliki perilaku merokok dengan kategori perokok ringan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : As aspiring healthcare professionals, nursing students hold a unique position for direct community engagement, enabling them to be effective agents of change in smoking prevention through education, counseling, and advocacy, thereby making a significant contribution to improving public health outcomes. The prevalence of smoking behavior among this group continues to be a serious concern, having indirectly undermined their effectiveness as providers of promotive and preventive healthcare within the community. This study aims to offer insights into the smoking behavior of nursing students at Jenderal Soedirman University, Purwokerto. Methodology : This quantitative descriptive research employed a cross-sectional approach with total sampling. The study population consisted of male nursing students from Jenderal Soedirman University. Univariate data analysis was presented in the form of frequency distribution tables and percentages. Result :Of the 44 students who participated as respondents, 19 students (43,2%) exhibited smoking behavior. The majority of these smoking students (94,7%) were light smokers, and they began smoking in high school (57,9%). A portion of them frequently smoked in private places (52,6%). Furthermore, despite their smoking behavior, they generally possessed a high level of knowledge regarding the dangers of smoking (89,5%). Posibble contributing factors to their smoking included parental influence (10,5%), peer influence (68,4%), personality (89,5%), and advertising factors (15,8%). Conclution : Almost half of nursing students exhibit smoking behavior, categorized as light smokers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save