Home
Login.
Artikelilmiahs
49066
Update
DAFFA YHUSTINDA SIROJUL UMAM
NIM
Judul Artikel
ANALISIS UJI KELAYAKAN ISOLASI PADA TRANSFORMATOR TENAGA 2 DI GARDU INDUK 150 KV KALIBAKAL MENGGUNAKAN POLARIZATION INDEX DAN TANGEN DELTA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Transformator tenaga merupakan aset vital dalam sistem tenaga listrik yang berfungsi mentransformasikan tegangan. Keandalannya sangat dipengaruhi oleh kondisi isolasi yang bisa menurun akibat beban dan lingkungan. Evaluasi isolasi secara berkala penting untuk mencegah kegagalan dan menjaga kinerja transformator. Penelitian ini menganalisis kondisi isolasi transformator tenaga 2 di Gardu Induk 150 kV Kalibakal setelah penggantian dan uprating dari 20 MVA ke 30 MVA. Sebagai gambaran awal, dilakukan simulasi sederhana di ETAP untuk melihat posisi trafo dalam konfigurasi gardu serta dampak potensi kegagalan isolasi. Fokus utama penelitian adalah analisis kelayakan isolasi berdasarkan hasil uji aktual. Nilai IP dan Tangen Delta dari trafo lama dan baru dibandingkan dengan standar IEEE C57.152-2013, ANSI C57.12.90, dan IEC 60137. Hasil pengujian menunjukkan transformator baru memiliki kondisi isolasi yang sangat baik, dengan nilai Tangen Delta tertinggi terukur sebesar 0,50% pada bushing dan 0,37% pada belitan, yang seluruhnya memenuhi standar kelayakan IEEE. Analisis lebih lanjut menegaskan bahwa meskipun isolasi transformator lama menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas (IP terukur 1,62 dan Tangen Delta terukur 0,39%), keputusan penggantian lebih didasarkan pada faktor usia operasional (lebih dari 40 tahun) dan kerusakan komponen pendukung.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Power transformers are vital assets in power systems that function to transform voltage. Its reliability is greatly influenced by its insulation condition which can degrade due to load and environment. Periodic insulation evaluation is important to prevent failure and maintain transformer performance. This research analyzes the insulation condition of power transformer 2 at 150 kV Kalibakal Substation after replacement and uprating from 20 MVA to 30 MVA. As an initial overview, a simple simulation in ETAP was carried out to see the position of the transformer in the substation configuration as well as the potential impact of insulation failure. The main focus of the research was to analyze the feasibility of insulation based on actual test results. The IP and Tangent Delta values of the old and new transformers were compared with IEEE C57.152-2013, ANSI C57.12.90, and IEC 60137 standards. Hasil pengujian menunjukkan transformator baru memiliki kondisi isolasi yang sangat baik, dengan nilai Tangen Delta tertinggi terukur sebesar 0,50% pada bushing dan 0,37% pada belitan, yang seluruhnya memenuhi standar Further analysis confirmed that although the old transformer's insulation showed signs of deterioration (measured IP of 1.62 and measured Delta Tangent of 0.39%), the replacement decision was based more on operational age (more than 40 years) and damage to supporting components.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save