Home
Login.
Artikelilmiahs
49059
Update
SYAHLA FAIZA SATRIA
NIM
Judul Artikel
Producing an Informative Bilingual E-Booklet as a Promotional Strategy for Kota Lama Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Laporan praktik kerja berjudul "Producing an Informative Bilingual E- Booklet as a Promotional Strategy for Kota Lama Banyumas" membahas upaya pembuatan e-booklet dua bahasa sebagai strategi promosi untuk meningkatkan daya tarik wisata di Kota Lama Banyumas dan menginformasikan pelaksanaan praktik kerja. E-booklet ini berisi beberapa destinasi wisata yaitu Kota Lama Banyumas, Roti Mruyung Guest House & Cafe, Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas, Museum Wayang Banyumas, dan Masjid Agung Nur Sulaiman. Selama praktik kerja, penulis melakukan analisis kebutuhan informasi yang relevan bagi pengunjung dan masyarakat lokal, serta mengidentifikasi elemen penting yang harus dimasukkan dalam e-booklet. Proses ini melibatkan pengumpulan data melalui beberapa metode yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Observasi dilakukan untuk mempelajari potensi wisatanya langsung. Dokumentasi dilakukan untuk pengumpulan sumber daya yang ada juga mencakup konten visual yang menyoroti aspek-aspek unik dari Kota Lama Banyumas dan informasi tempat wisata. Wawancara dilakukan untuk mengetahui tempat wisata mana yang belum tereksplor dan belum mempunyai media promosi. Dalam prosesnya, hasil pengumpulan data diolah dalam bentuk narasi dan gambar yang mendukung lalu dituangkan ke sebuah layout sebagai tahap pengembangan produk. E-booklet yang dihasilkan bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas dan menarik tentang objek wisata, budaya, dan kegiatan yang ada di Kota Lama Banyumas. Dengan menggunakan dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, e-booklet ini diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Pada proses pembuatan produk, penulis juga menghadapi berbagai kendala, seperti keinginan untuk membuat e-booklet yang sempurna dapat menghambat kemajuan, karena penulis mungkin terus-menerus merevisi dan tidak pernah merasa puas, dan menemukan keseimbangan antara memberikan detail yang cukup serta desain yang menarik dan tidak membosankan. Kendala tersebut bisa diatasi dengan fokus pada penyelesaian terlebih dahulu sebelum melakukan revisi, mengatur konten dengan hati-hati, memberikan perhatian pada detail desain yang paling penting, dan menggunakan gambar yang kuat untuk mengkomunikasikan pesan yang disampaikan pada e-booklet.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The job training report entitled "Producing an Informative Bilingual E-Booklet as a Promotional Strategy for Kota Lama Banyumas" discusses the efforts to create a bilingual e-booklet as a promotional strategy to increase tourist attraction in Kota Lama Banyumas and provide guidance on how to carry out the job practice. Kota Lama Banyumas, Roti Mruyung Guest House & Cafe, Boen Tek Bio Banyumas Temple, Wayang Museum of Banyumas, and Nur Sulaiman Grand Mosque are among the tourist attractions included in this e-booklet. Crucial components that should be included in the e-booklet during the internship were identified through the analysis of the information needs of both the local community and visitors. Data were collected using a variety of methods, including observation, documentation, and interviews. The observation was to directly examine the tourism potential; whereas the documentation was conducted to collect existing resources as well as visual content highlighting Kota Lama Banyumas unique features and tourist information. Then, the interviews were conducted to determine which tourist attractions have not been explored and do not have promotional materials. The results of data collection were processed in the form of narration and supporting images before being poured into a layout as part of the product development process. The final e-booklet attempts to give visitors clear and engaging information about Kota Lama Banyumas's activities, culture, and tourist attractions. This e-booklet is expected to reach a larger audience due to its use of two languages, Indonesian and English. A number of challenges were faced while the product was being produced, including the desire to create a perfect e-booklet, which might hinder progress because revisions may always be made and satisfaction may never be achieved, as well as the challenge of finding a balance between providing enough details and an appealing, non-boring design. These challenges can be solved by prioritizing completion over revisions, carefully planning the content, emphasizing on the most crucial design elements, and employing powerful images to effectively convey the e-booklet's message.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save