Home
Login.
Artikelilmiahs
49027
Update
AHMAD ZIDAN DWI SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
GAMBARAN REGULASI EMOSI PADA MAHASISWA BARU JURUSAN KEPERAWATAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang : Mahasiswa baru Keperawatan menghadapi masa transisi dengan tekanan akademik dan emosional akibat perbedaan sistem pembelajaran dan tuntutan klinis. Kemampuan regulasi emosi, khususnya melalui strategi cognitive reappraisal dan expressive suppression, penting untuk membantu mereka beradaptasi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan regulasi emosi mahasiswa baru Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman sebagai dasar pengembangan dukungan psikososial yang sesuai. Metodologi : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 145 mahasiswa baru. Instrumen yang digunakan adalah Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) untuk mengukur kemampuan individu dalam mengelola dan mengendalikan emosi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian : Sebagian besar partisipan berusia 19 tahun dan tinggal di kos/kontrakan (79,3%). Partisipan berpotensi untuk memiliki tekanan emosional yang meningkat karena jauh dari dukungan keluarga. Strategi cognitive reappraisal memiliki median 28, sedangkan expressive suppression memiliki median 27. Skor interquartile range yang lebih luas pada cognitive reappraisal menunjukkan variasi individu dalam kemampuan regulasi emosi secara kognitif. Kesimpulan : Mahasiswa baru lebih sering menggunakan strategi cognitive reappraisal daripada expressive suppression. Strategi ini terbukti lebih adaptif dalam mendukung kesejahteraan psikologis dan keberhasilan akademik. Pelatihan regulasi emosi sejak awal studi menjadi penting untuk membantu proses adaptasi mahasiswa keperawatan
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : New nursing students face a transitional period marked by academic and emotional pressures due to differences in learning systems and complex clinical demands. Emotion regulation skills, particularly through cognitive reappraisal and expressive suppression strategies, are essential for effective adaptation. This study aims to describe the emotion regulation of first-year nursing students at Universitas Jenderal Soedirman as a basis for developing appropriate psychosocial support. Methodology : This study employed a quantitative descriptive design. The sampling technique used was total sampling, involving 145 first-year nursing students. Data were collected using the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) to assess the students' ability to manage and control their emotions. Data were analyzed using univariate analysis. Results : Most participants were 19 years old and lived in rented housing (79.3%), which may increase emotional stress due to the absence of direct family support. The dominant emotion regulation strategy used was cognitive reappraisal, with a median score of 28, while expressive suppression had a median score of 27. A wider interquartile range for cognitive reappraisal indicates more individual variation in cognitive emotional regulation ability. Conclusion : First-year nursing students tend to use cognitive reappraisal more frequently than expressive suppression. This strategy is more adaptive in supporting psychological well-being and academic adjustment. Therefore, training in emotion regulation from the beginning of the study period is essential to help nursing students successfully adapt to academic, social, and clinical demands.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save