Home
Login.
Artikelilmiahs
48915
Update
NAUFAL YUDHISTIRA PRASETYO
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA UKURAN LINIER TUBUH DENGAN BOBOT BADAN DOMBA EKOR TIPIS DI GRIYA TERNAK FARM
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Judul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ukuran linier tubuh berdasarkan lingkar dada, panjang badan, dan tinggi pundak dengan bobot badan domba ekor tipis. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Maret - 15 Juni 2024 bertempat di Griya Ternak Farm, Dusun Kemiri Rt 03 Rw 02, Kelurahan Wringinanom, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Materi dan Metode. Penelitian yang digunakan yaitu 60 domba ekor tipis betina muda dan dewasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dengan melakukan pengukuran ukuran linier tubuh dan penimbangan bobot badan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier, analisis regresi parsial, analisis korelasi, analisis determinasi, dan uji t. Hasil. penelitian yang diperoleh yaitu rata-rata bobot badan domba ekor tipis dewasa 37,30 ± 3,33 kg, lingkar dada 68,27 ± 3,90 cm, panjang badan 62,03 ± 4,43 cm, dan tinggi pundak 63,37 ± 4,59 cm, sedangkan domba ekor tipis muda diperoleh bobot badan 27,67 ± 6,73 kg, lingkar dada 57,50 ± 4,03 cm, panjang badan 55,97 ± 2,63 cm, dan tinggi pundak 55,37 ± 3,37 cm. Simpulan.Persamaan regresi yang diperoleh adalah sebagai berikut Y = -35,67 + 0,50X1 + 0,40X2 + 0,22X3, dengan X1 = lingkar dada, X2 = panjang badan, dan X3 = tinggi pundak berturut-turut adalah 0,50; 0,40; 0,22. Koefisien regresi menunjukkan bahwa lingkar dada memiliki pengaruh terbesar terhadap bobot badan dibandingkan panjang badan dan tinggi pundak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara ukuran linier tubuh dengan bobot badan domba ekor tipis, dengan koefisien korelasi sebesar 0,957 dan determinasi 91%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Heading. This study aims to determine the relationship between linear body measurements based on chest circumference, body length and shoulder height and body weight of Thin-tailed sheep. This research was carried out on March 1 - June 15 2024 at Griya Ternak Farm, Kemiri Hamlet Rt 03 Rw 02, Wringinanom Village, Kertek District, Wonosobo Regency, Central Java. Materrials and Methods. The research material used was 60 young and adult female thin-tailed sheep. The method used in this research is observation by measuring linear body size and weighing body weight. The research data were analyzed using descriptive analysis, linear regression analysis, correlation analysis, determination analysis, and t test. Results. The research results obtained were that the average body weight of adult thin-tailed sheep was 37.30 ± 3.33 kg, chest circumference 68.27 ± 3.90 cm, body length 62.03 ± 4.43 cm, and shoulder height 63.37 ± 4.59 cm, while young thin-tailed sheep had a body weight of 27.67 ± 6.73 kg, chest circumference 57.50 ± 4.03 cm, body length 55.97 ± 2.63 cm, and shoulder height 55.37 ± 3.37 cm. Conclusion. The regression equation obtained is as follows Y = -35.67 + 0.50X1 + 0.40X2 + 0.22X3, where X1 = chest width, X2 = body length, and X3 = shoulder height respectivelyare 0.50; 0.40; 0.22. The regression coefficient shows that chest circumference has the greatest influence on body weight compared to body length and shoulder height. The results showed that there was a very strong relationship between linear body size and body weight of thin-tailed sheep, with a correlation coefficient of 0.957 and a determination of 91%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save