Home
Login.
Artikelilmiahs
48780
Update
DINA FITRIANA
NIM
Judul Artikel
PARAMETER GENETIK KARAKTER KOMPONEN HASIL DAN HASIL PADI DI KETINGGIAN TEMPAT BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter genetik, mengkaji hubungan antara karakter agronomis terhadap hasil, dan menilai stabilitas dan adaptabilitas varietas padi. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dua faktor (lokasi dan varietas). Rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Faktorial 3 ulangan. Variabel yang diamati, yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, umur berbunga, umur tanaman dapat dipanen, jumlah gabah total, persentase gabah isi, bobot 100 butir gabah, hasil gabah kering/plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi genetik yang cukup besar pada karakter, seperti jumlah anakan total, umur berbunga, dan umur panen. Hasil analisis yang menunjukkan korelasi dan pengaruh langsung terhadap daya hasil, yaitu adalah umur berbunga, umur panen, dan gabah kering panen. Analisis jalur mengungkapkan bahwa gabah kering panen memiliki pengaruh langsung paling besar terhadap peningkatan bobot gabah kering giling. Hasil analisis adaptabilitas metode Wilkinson bahwa varietas Ciherang dengan nilai koefisien regresi mendekati 1 adalah varietas unggul yang adaptif dan stabil di dataran rendah dan menengah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the value of genetic parameters, examine the relationship between agronomic characters and yield, and assess the stability and adaptability of rice genotypes. This study is a two-factor factorial experiment (location and variety). The environmental design used is a Factorial Group Design with 3 replications. The observed variables are plant height, total number of tillers, number of productive tillers, flowering age, harvestable age, total grain size, percentage of filled grain, weight of 100 grains of grain, dry grain yield/plot. The results of the study showed that there was quite a large genetic variation in characters, such as total number of tillers, flowering age, and harvest age. The results of the analysis that showed correlation and direct influence on yield were flowering age, harvest age, and harvested dry grain. Path analysis revealed that the weight of dry yield grain had the greatest direct influence on increasing the weight of dry milled grain. The results of the Wilkinson method adaptability analysis showed that the Ciherang genotype with a regression coefficient value approaching 1 was ideal to be released as a superior variety in various environmental conditions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save