Home
Login.
Artikelilmiahs
48751
Update
KHOTIMAH
NIM
Judul Artikel
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Investasi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Investasi merupakan komponen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Meskipun realisasi investasi di Indonesia mengalami peningkatan signifikan selama periode 2018-2023, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) justru mencatat Tingkat investasi terendah di Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, upah minimum kabupaten/kota (UMK), jumlah penduduk, dan jumlah kunjungan wisatawan terhadap investasi di Provinsi DIY. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM), mengguanakan data sekunder dari lima kabupaten/kota di DIY selama periode 2018-2023. Hasil analisis menunjukan bahwa suku bunga, UMK, dan jumlah kunjungan wisatawan berpengaruh negative dan signifikan terhadap investasi. Sementara itu, jumlah penduduk tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa factor biaya dan risiko menjadi penghambat utama dalam peningkatan investasi di DIY. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang tepat untuk mengendalikan biaya operasional dan mengoptimalkan potensi local guna menciptakan iklim investasi yang lebih menarik di wilayah tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Investment is an important component in driving economic growth, creating jobs, and improving public welfare. Although investment realization in Indonesia increased significantly during the 2018-2023 period, the Special Region of Yogyakarta (DIY) recorded the lowest investment level on the island of Java. This study aims to analyze the effect of interest rates, regional minimum wages (UMK), population size, and the number of tourist visit on investment in the DIY Province. The method used in panel data regression with the Random Effect Model (REM) approach, using secondary data from the five districts/cities in DIY for the period 2018-2023. The analysis result show that interest rates, UMK, and the number of tourist visits have a negative and significant impact. These finding indicate that coset and risk factors are the main barriers to increasing investment in DIY. Therefore, appropriate policies are needed to control operational costs and optimize local potiential in order to create a more attractive investment climate in the region.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save