Home
Login.
Artikelilmiahs
4863
Update
ENDAH TRI DEFIYANTI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGARUH PDRB, PENDIDIKAN, DAN PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2001-2011
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh PDRB, Pendidikan, dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Kebumen Tahun 2001 – 2011”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh PDRB, Pendidikan, dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Kebumen Tahun 2001 – 2011, dan mengetahui perkembangan/trend kemiskinan di Kabupaten Kebumen. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Logaritma Natural Berganda Garis trend linear dengan metode kwadrat terkecil digunakan untuk mengetahui perkembangan/trend kemiskinan. Untuk mengetahui penyimpangan asumsi klasik dalam penelitian ini digunakan Uji Multikolinearitas, Uji Heterokedastisitas, dan Uji Autokorelasi. Berdasarkan hasil perhitungan Regresi Logaritma Natural Berganda dapat disimpulkan bahwa variabel PDRB berpengaruh negatif dan signifikan, variabel pendidikan berpengaruh negatif namun tidak signifikan, dan variabel pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Kebumen. Variabel PDRB, Pendidikan dan Pengangguran secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Kebumen. PDRB merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kemiskinan di Kabupaten Kebumen. Perkembangan/ trend kemiskinan di Kabupaten Kebumen adalah negatif. Implikasi dari penelitian ini adalah (1) Perlu adanya usaha peningkatan PDRB dengan mengembangkan sektor industri yang bersifat padat karya, sehingga mampu menyerap banyak tenaga kerja. Perlu adanya peningkatan kualitas tenaga kerja, tidak hanya dengan pendidikan formal saja, tetapi juga perlu adanya pelatihan keterampilan agar tenaga kerja mempunyai keahlian sesuai yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada masyarakat agar dapat berwirausaha, sedangkan untuk usaha kecil menengah yang sudah ada diharapkan lebih kreatif dan berinovasi dalam usahanya. (2) Dibutuhkan keterampilan dan keahlian agar dapat berwirausaha. Dengan berwirausaha, maka akan dapat membuka lapangan pekerjaan buat diri sendiri dan orang lain. (3) PDRB merupakan variabel paling berpengaruh terhadap kemiskinan, maka Pemerintah Daerah hendaknya lebih memprioritaskan kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan pendapatan masyarakat, misalnya dengan cara mendorong sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan mempermudah jalur kredit dan melalui pemberian kredit berbunga lunak. (4) Menumbuhkan iklim investasi yang sehat di Kabupaten Kebumen agar dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi pengangguran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study entitled "Effect Analysis GDP, Education and Unemployment Against Poverty Rate in Kebumen Year 2001 - 2011". The purpose of this study was to determine the effect of GDP, Education and Unemployment Against Poverty Rate in Kebumen Year 2001 - 2011, and know the development / poverty trends in Kebumen. The research was conducted by quantitative descriptive method. The analysis tools are Natural Logarithm Multiple Regression trend line is linear least square method is used to determine the development / poverty trends. To find out irregularities classical assumptions used in this study multicolinearity test, Test heterocedastisity and Autocorrelation Test. Based on calculations Natural Logarithm Multiple Regression can be concluded that the GDP variable has negative and significant, negative effect of education variable, but not significantly, and unemployment variables have positive and significant impact on poverty in Kebumen. Variable GDP, Education and Unemployment jointly significant effect on poverty in Kebumen. GDP is the most influential variable on poverty in Kebumen. Developments / trends of poverty in Kebumen is negative. The implications of this study are (1) There should be efforts to increase GDP by developing industries that are labor intensive, so it can absorb more labor. A need to increase the quality of labor, not only with formal education, but also the need for workforce skills training in order to have the appropriate skills needed in the workplace. Fostering entrepreneurship to the public in order to entrepreneurship, while for small and medium businesses that already exist and are expected to be more creative in their efforts to innovate. (2) It takes skill and expertise to entrepreneurs. With entrepreneurship, it will be able to create jobs for themselves and others. (3) GDP is the most influential variable on poverty, the Government should prioritize policies related to the increase in income, for example by encouraging micro small and medium enterprises (SMEs) by facilitating credit lines and through the provision of soft loans flowering. (4) Promoting a healthy investment climate in Kebumen to creating jobs, reducing unemployment.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save